• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Saturday, June 13, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Feature

Stabilitas Harga Emas di Tengah Pergerakan Dolar dan Ketidakpastian Tarif

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
March 28, 2025
in Feature
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Harga emas (XAU/USD) masih menunjukkan pergerakan stabil dalam perdagangan hari ini, diperdagangkan di sekitar $3.019, didukung oleh pemulihan Indeks Dolar AS (DXY) setelah sempat melemah ke level 104,18. Meskipun katalis baru belum muncul, kondisi ini mengindikasikan bahwa pasar logam mulia masih menunggu perkembangan lebih lanjut, terutama terkait pernyataan Gedung Putih mengenai kemungkinan pengumuman tarif baru oleh Presiden AS, Donald Trump, terhadap sektor otomotif.

Menurut analisis Andy Nugraha dari Dupoin Indonesia, tren bullish pada emas tetap kuat berdasarkan pola candlestick dan indikator Moving Average. Ia memproyeksikan bahwa harga emas berpotensi naik hingga $3.035 jika momentum bullish berlanjut. Namun, jika terjadi pembalikan arah, harga emas bisa mengalami koreksi ke level support terdekat di $3.013.

RelatedPosts

“Bangunlah Jiwanya: Kebangkitan yang Kita Nyanyikan tapi Lupa Menjalani”

“Garuda di Dadaku” Balik Lagi, Tapi Kini Rasanya Lebih Ngena ke Anak Muda yang Lagi Cari Mimpi

Pada perdagangan Kamis (27/3), harga emas menghadapi tantangan dari penguatan dolar, dengan DXY naik 0,32% ke level 104,55. Meskipun tekanan tersebut ada, emas tetap kokoh di atas level psikologis $3.000, memberikan harapan bagi investor akan potensi kenaikan lebih lanjut.

Dari segi fundamental, data ekonomi AS menunjukkan peningkatan pesanan barang tahan lama, menandakan kekuatan ekonomi yang mendasari, meskipun kekhawatiran terhadap risiko inflasi yang tetap tinggi juga muncul. Alberto Mussalem dari The Fed St. Louis menyatakan bahwa pasar tenaga kerja mendekati tingkat pekerjaan penuh dan kebijakan suku bunga saat ini masih sesuai dengan kondisi inflasi, meskipun risiko inflasi di atas target 2% semakin meningkat. Sementara itu, Presiden The Fed Minneapolis, Neel Kashkari, mengakui kemajuan dalam menekan inflasi namun menegaskan bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan sebelum suku bunga dapat diturunkan.

Para pelaku pasar kini menantikan rilis Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi (PCE) inti, acuan utama The Fed dalam mengukur inflasi. Jika data inflasi ternyata lebih tinggi dari perkiraan, penguatan dolar AS bisa berlanjut dan membatasi kenaikan harga emas. Sebaliknya, jika inflasi melandai, emas berpotensi mendapatkan momentum kenaikan yang lebih besar.

Dengan ekspektasi pemangkasan suku bunga sekitar 64,5 basis poin pada tahun 2025, prospek jangka pendek emas tetap bergantung pada keseimbangan antara tekanan dolar, kebijakan tarif, dan data inflasi mendatang. Para investor terus memantau faktor-faktor ini untuk menentukan strategi investasi mereka di tengah dinamika pasar yang kompleks. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

June 13, 2026

“Bangunlah Jiwanya: Kebangkitan yang Kita Nyanyikan tapi Lupa Menjalani”

May 20, 2026
“Garuda di Dadaku” Balik Lagi, Tapi Kini Rasanya Lebih Ngena ke Anak Muda yang Lagi Cari Mimpi

“Garuda di Dadaku” Balik Lagi, Tapi Kini Rasanya Lebih Ngena ke Anak Muda yang Lagi Cari Mimpi

May 18, 2026
Wajah Tanpa Nama di Ruang Sidang

Wajah Tanpa Nama di Ruang Sidang

May 12, 2026
Film “Semua Akan Baik-Baik Saja” Tayang 13 Mei 2026 — Drama Keluarga Terbaru Baim Wong Dibintangi Reza Rahadian & Christine Hakim

Film “Semua Akan Baik-Baik Saja” Tayang 13 Mei 2026 — Drama Keluarga Terbaru Baim Wong Dibintangi Reza Rahadian & Christine Hakim

May 11, 2026
Seminar Perunggasan AGRIMAT 2026: Peternak Rakyat Tuntut Hilirisasi, Pakar Ingatkan Risiko Kebijakan

Seminar Perunggasan AGRIMAT 2026: Peternak Rakyat Tuntut Hilirisasi, Pakar Ingatkan Risiko Kebijakan

May 16, 2026

POPULAR

  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profesor dan Doktor Politeknik Negeri Padang Bacakan Puisi “Kampus Limau Manis”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politeknik Negeri Padang Gelar Pelatihan IELTS, Bahasa Jepang, Mandarin, Arab, dan Prancis untuk Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Login

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In