• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Sunday, May 10, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Digital Life

Wow! Selama 4 Bulan Fortuna Akan Berikan Tips Digital Branding Kepada Perajin Batik Pekalongan

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
August 18, 2019
in Digital Life, Ekonomi, Mikro, Pendidikan
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Pekalongan, MAKRONESIA.id – Salah satu icon brand agency lokal terbesar di Indonesia, Fortuna menginisiasi sebuah pelatihan bertema “Batik Tiada Batas” bagi pelaku UMKM Milenial pengrajin Batik Pekalongan, selama 4 bulan kedepan.

Pembukaannya di Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Minggu, (18/8).

RelatedPosts

Mesin Penghisap Uang Rakyat

Buku sebagai Jembatan: Perpusnas dan Kedubes Korea Selatan Perkuat Diplomasi Budaya lewat Hibah 150 Koleksi Berbahasa Korea

Lintasarta 38 Tahun: Bisakah Beyond AI Factory Jadi Tulang Punggung Ekonomi AI Indonesia?

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing sekaligus mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui media digital, digital branding dan digital marketplace.

“Selama 4 bulan, perusahaan akan menggelar pelatihan seminar setiap bulannya yang diikuti lebih dari 30 UMKM pengrajin batik milenial dan kalangan difabel asal Pekalongan. Bagi peserta yang memperlihatkan progress atau hasil terbaik juga akan diberikan penghargaan,” Ucap, CEO Fortuna, Edhi Bawono.  

Fortuna menurut Edhi, bersama Rajawali Foundation, didukung oleh RTV melihat literasi digital merupakan aspek yang sangat penting dimiliki oleh pelaku bisnis berbagai skala, khususnya UMKM. Hal ini didukung oleh data bahwa penetrasi internet di Indonesia terus meningkat setiap tahunnya. Hasil survei APJII pada tahun 2018 menyatakan bahwa jumlah penetrasi internet di Indonesia telah meningkat sebesar 10,12 persen, dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Data ini menunjukkan bahwa internet merupakan bagian dari gaya hidup masyarakat di era digital. Tentunya ini menempatkan digital branding sebagai kebutuhan baru yang wajib dipahami oleh pelaku bisnis, termasuk bisnis kecil dan menengah di Indonesia. Digital branding akan mendorong pelaku UKM, khususnya industri batik khas Pekalongan, untuk bersaing di pasar nasional hingga pasar internasional.

Tentang tajuk “Batik Tiada Batas” menurut Edhi diartikan bahwa dengan memanfaatkan teknologi digital, Batik bisa dikenal dan dijual ke manapun di dunia.

“Sekarang digitalisasi sudah masuk ke berbagai aspek kehidupan kita, mulai dari pemesanan produk, transaksi pembayaran hingga produk sampai pelanggan, semua bisa dilakukan melalui smartphone,” ungkapnya.

Karena itu, menurutnya penting bagi pelaku UMKM memaksimalkan perubahan tersebut, dengan cara go online.

“Nah, untuk bisa memasarkan produk mereka dalam bisnis digital, maka skill digital branding menjadi penting untuk dimiliki,” katanya lagi.

Digital branding, kata Edhi,  tentunya berbeda dengan branding konvensional sebelum adanya media-media baru. Sekarang, lebih banyak aspek baru yang perlu dipertimbangkan dalam branding, seperti pemilihan platform media sosial yang tepat hingga waktu posting yang optimal di Instagram. Hal ini yang coba kami latih kepada UMKM Batik di Pekalongan.

Pemerintah Kabupaten Pekalongan merasakan pentingnya pelatihan digital bagi UMKM di Pekalongan. Pelatihan semacam ini tentu akan mendorong lebih jauh kemampuan pelaku UMKM di Pekalongan untuk mencapai pasar global.

Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi S.H. M.Si, percaya pelatihan ini dapat membantu UMKM Batik Pekalongan untuk bersaing di dunia.

“Pelatihan ini searah dengan program Kementerian Komunikasi dan Informatika yang menargetkan pertumbuhan UMKM Go Online di tahun ini. Salah satu cara agar bisnis bisa bersaing adalah dengan mengetahui cara memasarkan dan menjual produk secara digital,” ucapnya dalam sambutannya.

Pelaku bisnis Batik dari mata rantai paling dasar yaitu perajinnya sendiri menyadari digital branding akan membantu mereka melebarkan sayap ke pasar yang lebih luas.

“Karena dengan teknologi digital, pelaku bisnis bisa memiliki dua kios, yakni kios offline di pasar dan kios online.” Ujar Wiwit, salah satu perajin peserta pelatihan tersebut.

Batik Pekalongan merupakan ikon kain etnik yang telah diakui oleh UNESCO di tahun 2014. Bahkan Pekalongan telah terkenal sebagai “Kota Batik” dan menjadi anggota UNESCO Creative Cities di tahun 2014.[1] FORTUNA for Indonesia hadir dalam usaha melestarikan dan menyebarluaskan ikon tradisi nusantara yang dimiliki oleh Pekalongan ini terutama di dunia digital. (AF/AM)


Tags: FortunaPekalongan
ShareTweetPin

Related Posts

Grafis Judi Onlien dan Dampaknya Bagi Masyarakat Indonesia

Mesin Penghisap Uang Rakyat

May 10, 2026
Buku sebagai Jembatan: Perpusnas dan Kedubes Korea Selatan Perkuat Diplomasi Budaya lewat Hibah 150 Koleksi Berbahasa Korea

Buku sebagai Jembatan: Perpusnas dan Kedubes Korea Selatan Perkuat Diplomasi Budaya lewat Hibah 150 Koleksi Berbahasa Korea

May 10, 2026
Lintasarta 38 Tahun: Bisakah Beyond AI Factory Jadi Tulang Punggung Ekonomi AI Indonesia?

Lintasarta 38 Tahun: Bisakah Beyond AI Factory Jadi Tulang Punggung Ekonomi AI Indonesia?

May 7, 2026
Pasar Property Jakarta Memasuki Fase Pertumbuhan Yang Berkelanjutan

Pasar Property Jakarta Memasuki Fase Pertumbuhan Yang Berkelanjutan

May 6, 2026
PKP Tegaskan Pendidikan Nasional Harus Jadi Fondasi Utama Pembangunan Manusia Indonesia

PKP Tegaskan Pendidikan Nasional Harus Jadi Fondasi Utama Pembangunan Manusia Indonesia

May 2, 2026
Wajah Bisa Dipalsukan, Uang Bisa Raib: OJK Bongkar Ancaman Deepfake yang Mengintai Bank dan Fintech RI

Wajah Bisa Dipalsukan, Uang Bisa Raib: OJK Bongkar Ancaman Deepfake yang Mengintai Bank dan Fintech RI

April 29, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Agar Mobil Nggak Ngambek Saat Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In