• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Friday, July 3, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Digital Life

Wajah Bisa Dipalsukan, Uang Bisa Raib: OJK Bongkar Ancaman Deepfake yang Mengintai Bank dan Fintech RI

Editor by Editor
April 29, 2026
in Digital Life, Ekonomi, Headline, Tekno
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta (29/4/’26) – Era perbankan digital Indonesia sedang berdiri di persimpangan tajam: di satu sisi mempercepat inklusi keuangan, di sisi lain membuka gerbang baru bagi penipuan berbasis kecerdasan buatan. Dalam forum yang digelar Asosiasi Fintech Indonesia bersama ADVANCE.AI di Jakarta, para pelaku industri mengungkap ancaman deepfake kini bukan lagi sekadar bayangan di layar laboratorium, tetapi sudah menjadi senjata nyata untuk membobol sistem keuangan digital. Teknologi yang mampu memalsukan wajah, suara, bahkan identitas secara nyaris sempurna itu disebut berpotensi mengguncang fondasi kepercayaan yang selama satu dekade dibangun sektor jasa keuangan Indonesia.

Alarm itu bukan tanpa alasan. Data yang dirujuk dalam forum tersebut menunjukkan Indonesia telah menerima lebih dari 274 ribu laporan penipuan keuangan sepanjang periode akhir 2024 hingga 2025, dengan total kerugian masyarakat menembus Rp6 triliun. Angka ini sejalan dengan data Otoritas Jasa Keuangan melalui Indonesia Anti Scam Centre (IASC) yang mencatat 274.772 laporan dengan nilai kerugian Rp6,1 triliun. Bahkan, pada Mei 2025 angka kerugian masih berada di Rp2,6 triliun, lalu melonjak hampir 135 persen hanya dalam beberapa bulan. Lonjakan itu menunjukkan lanskap penipuan digital tumbuh seperti gulma elektronik: cepat, liar, dan sulit dicabut.

RelatedPosts

FedEx: 64% Eksportir Asia Pasifik Belum Siap Hadapi Wajib E-Filing CPSC AS per 8 Juli 2026

Saat Dunia Memilih Jakarta untuk Merancang Ulang Masa Depan Iklim

Aice Luncurkan Crispy Balls Shine Muscat, Adopsi Tren Korea untuk Gaet Pasar Gen Z

Dalam diskusi itu, OJK menegaskan lembaga jasa keuangan tak bisa lagi mengandalkan sistem keamanan model lama. Kepala Departemen Pengaturan dan Pengembangan Perbankan OJK, Indah Iramadhini, menekankan autentikasi berlapis, liveness detection, dan deteksi anomali real-time kini bukan pelengkap, melainkan kebutuhan utama operasional. Sementara AFTECH menilai tiap institusi harus membangun strategi mitigasi yang adaptif sesuai profil risiko masing-masing. Di tingkat global, urgensi ini juga diperkuat laporan Association of Certified Fraud Examiners dan SAS Institute yang menunjukkan 77 persen profesional anti-fraud melihat lonjakan deepfake social engineering, namun hanya 7 persen organisasi yang benar-benar siap menghadapi ancaman itu. Sinyalnya jelas: industri keuangan sedang memasuki era baru, ketika “melihat” dan “mendengar” tak lagi cukup untuk percaya.

Data Pembanding / Angle Kritis:

  • Klaim siaran pers: 274.000 laporan scam, kerugian Rp6 triliun.
  • Verifikasi data eksternal: OJK/IASC mencatat 274.772 laporan dengan kerugian Rp6,1 triliun, valid dan selaras.
  • Tren pertumbuhan: Mei 2025 masih Rp2,6 triliun, Oktober 2025 sudah Rp6,1 triliun, berarti kenaikan hampir Rp3,5 triliun dalam kurang dari lima bulan.
  • Konteks global: 77% profesional anti-fraud global melaporkan lonjakan deepfake fraud, tapi hanya 7% organisasi siap menghadapinya.
Tags: AFTECH fintech indonesiaAI risk indonesiadeepfake indonesiafintech fraudfraud perbankan AIkeamanan digital bankingOJKOJK deepfakepenipuan AIscam digital indonesiaverifikasi identitas digital
ShareTweetPin

Related Posts

FedEx: 64% Eksportir Asia Pasifik Belum Siap Hadapi Wajib E-Filing CPSC AS per 8 Juli 2026

FedEx: 64% Eksportir Asia Pasifik Belum Siap Hadapi Wajib E-Filing CPSC AS per 8 Juli 2026

June 29, 2026
Saat Dunia Memilih Jakarta untuk Merancang Ulang Masa Depan Iklim

Saat Dunia Memilih Jakarta untuk Merancang Ulang Masa Depan Iklim

June 25, 2026
Aice Luncurkan Crispy Balls Shine Muscat, Adopsi Tren Korea untuk Gaet Pasar Gen Z

Aice Luncurkan Crispy Balls Shine Muscat, Adopsi Tren Korea untuk Gaet Pasar Gen Z

June 18, 2026
Kunjungi Terminal LNG Arun, Petronas LNG Buka Peluang Kerja Sama Strategis

Kunjungi Terminal LNG Arun, Petronas LNG Buka Peluang Kerja Sama Strategis

June 18, 2026
Budi Alimuddin : Media dan Public Relations Eksperts!

Budi Alimuddin : Media dan Public Relations Eksperts!

June 17, 2026
PENAWARAN IKLAN

PENAWARAN IKLAN

June 13, 2026

POPULAR

  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profesor dan Doktor Politeknik Negeri Padang Bacakan Puisi “Kampus Limau Manis”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politeknik Negeri Padang Gelar Pelatihan IELTS, Bahasa Jepang, Mandarin, Arab, dan Prancis untuk Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Login

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In