• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Sunday, June 14, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Digital Life

Mengupas Pertumbuhan Fenomenal Industri Kripto di Indonesia

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
June 1, 2024
in Digital Life, Ekonomi, Feature, Nasional, Opini, Tekno
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Industri kripto terus menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa di Indonesia. Menurut data terbaru per April 2024, jumlah investor kripto telah mencapai angka 20,16 juta orang, dengan nilai transaksi mencapai Rp 158,84 triliun. Hal ini mencerminkan minat yang berkembang pesat dalam aset kripto di tanah air.

Robby, Chief Compliance Officer (CCO) dan Ketua Umum Aspakrindo-ABI, menyatakan bahwa industri kripto kini menjadi kompetitif seiring dengan pertumbuhan instrumen investasi lainnya, seperti saham. Dia menyoroti bahwa jumlah investor aset kripto telah melampaui jumlah investor saham, menunjukkan popularitas yang terus meningkat dari aset digital ini.

RelatedPosts

Budi Alimuddin : Media dan Public Relations Eksperts!

PENAWARAN IKLAN

IHSG Minus 31% dan Rupiah Rp18.000: Pasar Menverdik DSI Sebelum Ujian Sesungguhnya Dimulai

Karakteristik unik dari aset kripto, seperti kemampuan untuk diperdagangkan 24 jam sehari dan kesediaan infrastruktur seperti Self Regulatory Organization (SRO) serta legitimasi pajak, telah membuatnya semakin menarik bagi masyarakat. Robby juga menekankan bahwa aset kripto dapat diakses dengan mudah, bahkan dengan investasi mulai dari Rp 5.000, menawarkan inklusivitas yang tinggi.

Meskipun demikian, tantangan besar masih dihadapi oleh industri kripto di Indonesia, yaitu kurangnya literasi dan pemahaman masyarakat tentang aset kripto. Riset yang dilakukan oleh Reku menunjukkan bahwa tingginya risiko, ketidakpahaman tentang fundamental, kurangnya familiaritas, serta isu negatif menjadi beberapa alasan utama masyarakat belum berinvestasi dalam aset kripto.

Robby menegaskan perlunya meningkatkan literasi dan edukasi untuk memperluas pemahaman masyarakat tentang aset kripto. Dia menyarankan agar masyarakat melakukan riset sendiri sebelum berinvestasi dan memilih platform yang legal dan terdaftar di Bappebti.

Tirta Karma Sanjaya, Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi BAPPEBTI, menekankan pentingnya berinvestasi pada platform yang terdaftar di Bappebti untuk mendapatkan perlindungan yang sesuai. Dia juga menyoroti peran Komite Aset Kripto dalam memastikan perlindungan bagi investor di Indonesia.

Michael Wyann, seorang Analis Riset Reku dan Edukator Web3, memberikan wawasan tentang potensi pasar kripto, terutama sebelum dan selama periode Altseason. Dia menekankan pentingnya strategi investasi yang tepat, baik untuk investor pemula maupun trader berpengalaman, untuk mengoptimalkan potensi pasar yang dinamis.

Dengan pertumbuhan yang terus meningkat dan upaya yang dilakukan untuk meningkatkan literasi serta perlindungan investor, industri kripto di Indonesia terus menarik perhatian sebagai salah satu sektor ekonomi yang paling menjanjikan dan berpotensi besar. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

Budi Alimuddin : Media dan Public Relations Eksperts!

June 13, 2026
PENAWARAN IKLAN

PENAWARAN IKLAN

June 13, 2026
IHSG Minus 31% dan Rupiah Rp18.000: Pasar Menverdik DSI Sebelum Ujian Sesungguhnya Dimulai

IHSG Minus 31% dan Rupiah Rp18.000: Pasar Menverdik DSI Sebelum Ujian Sesungguhnya Dimulai

June 13, 2026
500 AI Agent Siap Dikembangkan, Apakah Dunia Kerja Indonesia Sudah Siap?

500 AI Agent Siap Dikembangkan, Apakah Dunia Kerja Indonesia Sudah Siap?

June 13, 2026
Citi Masuk Era AI di Indonesia, tapi Siapa yang Diuntungkan — Bank atau Karyawan?

Citi Masuk Era AI di Indonesia, tapi Siapa yang Diuntungkan — Bank atau Karyawan?

June 11, 2026
Ketika Singapura Membangun Mesin AI di Jawa: Siapa Pemilik Masa Depan Digital Indonesia?

Ketika Singapura Membangun Mesin AI di Jawa: Siapa Pemilik Masa Depan Digital Indonesia?

June 10, 2026

POPULAR

  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profesor dan Doktor Politeknik Negeri Padang Bacakan Puisi “Kampus Limau Manis”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politeknik Negeri Padang Gelar Pelatihan IELTS, Bahasa Jepang, Mandarin, Arab, dan Prancis untuk Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Login

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In