• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Saturday, June 13, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Digital Life

Akuisisi Startup AI EAS.ai oleh Cetta: Lompatan Besar Teknologi Lingkungan

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
May 24, 2024
in Digital Life, Ekonomi, Headline, Nasional, Tekno
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Dalam langkah strategis yang menjanjikan, penyedia solusi IT dan perangkat lunak Indonesia, Cetta (PT Cetta Trans Digital), mengumumkan akuisisi startup AI asal Singapura, EAS.ai (EAS.ai Pte Ltd). Perjanjian ini ditandatangani di Singapura pada Jumat, 17 Mei 2024. Sebagai anak perusahaan dari ACSI Corp, Cetta telah dikenal sebagai penyedia perangkat lunak utama untuk Trusur (PT Trusur Unggul Teknusa), perusahaan teknologi lingkungan terbesar di Indonesia.

Cetta telah meraih reputasi cemerlang berkat solusi perangkat lunak pemantauan kualitas udara dan emisi yang inovatif. Produk-produk mereka menjadi elemen penting dalam sistem seperti Sistem Pemantauan Kualitas Udara (AQMS), Sistem Pemantauan Emisi Berkelanjutan (CEMS), dan Sistem Peringatan Dini (EWS). Dengan akuisisi EAS.ai, Cetta memperkuat posisinya sebagai pemimpin dalam industri teknologi lingkungan di Indonesia, sekaligus mengembangkan kemampuan teknologi AI-nya serta membuka peluang pasar baru seperti di bidang militer, penerbangan, dan perawatan kesehatan.

RelatedPosts

Budi Alimuddin : Media dan Public Relations Eksperts!

PENAWARAN IKLAN

IHSG Minus 31% dan Rupiah Rp18.000: Pasar Menverdik DSI Sebelum Ujian Sesungguhnya Dimulai

“Kami sangat antusias untuk bermitra dengan tim EAS.ai,” kata Deni Khanafiah, CEO Cetta. “Sebagai pemain teknologi yang agnostik, EAS.ai memiliki portofolio dan kapabilitas yang luar biasa. Langkah penting ini menandai kemajuan baru bagi kami dalam pengembangan, pertumbuhan, dan ekspansi bisnis.”

EAS.ai adalah startup yang berfokus pada AI dan Teknologi 4.0 dengan portofolio mengesankan di sektor militer, penerbangan, dan perawatan kesehatan. Perusahaan ini unggul dalam AI dan ilmu data, platform low-code dan no-code, serta inisiatif transformasi digital. Inovasi mereka termasuk AI yang memindai dan memoderasi konten dari platform sosial seperti YouTube untuk mengidentifikasi potensi ancaman keamanan nasional, transkripsi bicara ke teks secara real-time, dan notifikasi yang dipicu oleh AI untuk meningkatkan komunikasi lalu lintas udara. Selain itu, analitik prediktif mereka membantu mengidentifikasi risiko kesehatan secara dini dan memberikan hasil diagnosa yang lebih baik bagi pasien.

Dengan kompetensi inti yang beragam, EAS.ai akan secara signifikan meningkatkan portfolio Cetta, memungkinkan fitur tingkat tinggi seperti AI prediktif dan intervensi pencegahan. Misalnya, keahlian EAS.ai dalam pembelajaran mesin dan analitik data akan memungkinkan Cetta mengembangkan sistem pemantauan kualitas udara yang lebih canggih untuk memprediksi tingkat polusi dengan lebih akurat dan menginisiasi langkah pencegahan. Keahlian EAS.ai dalam sektor militer, penerbangan, dan bidang kesehatan juga membuka jalan baru bagi Cetta dalam mengembangkan solusi inovatif di bidang tersebut.

David Siow, CEO dan CFO EAS.ai, menyatakan, “Kami sangat bangga dapat bergabung dengan Cetta di bawah kepemimpinan ACSI Corp, terutama karena kami telah mengenal reputasi sister company baru kami, Trusur, yang merupakan pionir di industri teknologi lingkungan selama lebih dari satu dekade. Kami sangat antusias akan peluang kolaborasi kami di masa yang akan datang.”

Akuisisi EAS.ai oleh Cetta merupakan tonggak penting dalam perjalanan perusahaan menuju tujuan strategisnya. Hasil dari inovasi teknologi dan diversifikasi pasar, Cetta kini berada dalam posisi yang unggul dalam teknologi lingkungan serta mengembangkan keahlian dalam sistem IoT dan AI dalam pemantauan lingkungan dan sektor lainnya.

Ade Kurniawan, CEO ACSI Corp, menambahkan, “Tujuan kami adalah meningkatkan kapabilitas ACSI Corp sebagai kelompok perusahaan yang bergerak di bidang life essential technology terkemuka dan memperkuat proses transformasi bisnis dan organisasi dengan fokus pada pertumbuhan jangka panjang, sambil memanfaatkan peluang baru di Indonesia dan Asia Tenggara.”

Langkah ini menegaskan komitmen Cetta untuk memanfaatkan teknologi dalam menangani tantangan lingkungan, memperkuat posisi perusahaan sebagai pemimpin yang berpikiran maju. Saat ini beberapa proyek menjanjikan sedang dalam tahap pengerjaan, seperti pengembangan perangkat lunak Fortech Gas Rumah Kaca (GRK) yang memfasilitasi inventarisasi emisi gas rumah kaca dan memiliki cakupan yang lebih luas dalam pemantauan emisi secara nasional. Proyek lainnya adalah Fortech City, sebuah platform pemantauan kualitas udara canggih yang menyediakan data real-time dan analisis polutan komprehensif, yang berfungsi untuk mengelola kualitas udara di perkotaan secara efektif dan mampu membantu meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.

Dengan proyek-proyek menjanjikan ini, Cetta menegaskan kembali komitmennya untuk mengatasi tantangan lingkungan dan meningkatkan hasil kesehatan masyarakat. Cetta kini berada di posisi yang ideal untuk menyediakan solusi yang lebih canggih dan efektif serta mendorong inovasi di Indonesia dan juga di Asia Tenggara. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

Budi Alimuddin : Media dan Public Relations Eksperts!

June 13, 2026
PENAWARAN IKLAN

PENAWARAN IKLAN

June 13, 2026
IHSG Minus 31% dan Rupiah Rp18.000: Pasar Menverdik DSI Sebelum Ujian Sesungguhnya Dimulai

IHSG Minus 31% dan Rupiah Rp18.000: Pasar Menverdik DSI Sebelum Ujian Sesungguhnya Dimulai

June 13, 2026
500 AI Agent Siap Dikembangkan, Apakah Dunia Kerja Indonesia Sudah Siap?

500 AI Agent Siap Dikembangkan, Apakah Dunia Kerja Indonesia Sudah Siap?

June 13, 2026
Citi Masuk Era AI di Indonesia, tapi Siapa yang Diuntungkan — Bank atau Karyawan?

Citi Masuk Era AI di Indonesia, tapi Siapa yang Diuntungkan — Bank atau Karyawan?

June 11, 2026
Ketika Singapura Membangun Mesin AI di Jawa: Siapa Pemilik Masa Depan Digital Indonesia?

Ketika Singapura Membangun Mesin AI di Jawa: Siapa Pemilik Masa Depan Digital Indonesia?

June 10, 2026

POPULAR

  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profesor dan Doktor Politeknik Negeri Padang Bacakan Puisi “Kampus Limau Manis”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politeknik Negeri Padang Gelar Pelatihan IELTS, Bahasa Jepang, Mandarin, Arab, dan Prancis untuk Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Login

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In