• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Saturday, June 13, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Budaya

BSA | The Software Alliance Mendorong Penggunaan Perangkat Lunak Berlisensi untuk Proyek Infrastruktur Vital di Asia Tenggara

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
November 13, 2023
in Budaya, Digital Life, Ekonomi, Feature, Headline, Nasional, Opini, Pariwisata, Pendidikan, Ragam, Tekno
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – BSA | The Software Alliance memperkuat ajakan kepada pemerintah dan pelaku bisnis di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, untuk mengadopsi perangkat lunak berlisensi dan aman dalam proyek infrastruktur vital mereka, termasuk pengembangan Ibu Kota Negara Nusantara. Hal ini sebagai respons terhadap meningkatnya serangan siber yang diakibatkan oleh penggunaan perangkat lunak ilegal dalam proyek-proyek pekerjaan publik dan infrastruktur.

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mencatat peningkatan signifikan dalam serangan siber di Indonesia pada Agustus 2023, dengan lebih dari 52% insiden melibatkan malware, termasuk serangan ransomware. BSSN menyoroti risiko ganda terkait keamanan siber dan kualitas proyek akibat penggunaan perangkat lunak ilegal.

RelatedPosts

IHSG Minus 31% dan Rupiah Rp18.000: Pasar Menverdik DSI Sebelum Ujian Sesungguhnya Dimulai

500 AI Agent Siap Dikembangkan, Apakah Dunia Kerja Indonesia Sudah Siap?

Citi Masuk Era AI di Indonesia, tapi Siapa yang Diuntungkan — Bank atau Karyawan?

Dalam konteks proyek pengembangan Ibu Kota Negara Nusantara, yang melibatkan investasi besar sekitar IDR 523 triliun ($35 miliar USD), BSA menekankan pentingnya penggunaan perangkat lunak berlisensi. Ini akan meningkatkan ketahanan siber proyek dan mengurangi risiko yang terkait dengan perangkat lunak ilegal.

Tantangan serupa juga ditemui di negara-negara tetangga seperti Thailand dan Malaysia. BSA mencatat temuan bahwa beberapa perusahaan di sektor rekayasa dan desain menggunakan perangkat lunak ilegal dalam proyek-proyek infrastruktur nasional, menciptakan kekhawatiran serius terhadap keamanan dan kualitas pekerjaan.

Direktur Senior BSA, Tarun Sawney, menyatakan bahwa perusahaan rekayasa besar yang terlibat dalam proyek-proyek infrastruktur nasional menerima alokasi anggaran yang signifikan dari pemerintah. Oleh karena itu, mereka seharusnya berinvestasi dalam perangkat lunak desain yang berlisensi, aman, dan dapat diandalkan.

BSA juga menyoroti praktik menyesatkan di mana pengguna akhir menampilkan lisensi perangkat lunak yang sudah kedaluwarsa untuk menyiratkan kepatuhan palsu. Kerjasama antara BSA dan pemerintah diharapkan dapat meningkatkan kesadaran perusahaan rekayasa dan desain tentang manfaat perangkat lunak berlisensi dan aman.

Melalui kampanye ini, BSA bertujuan untuk mendukung inisiatif yang mendorong penggunaan perangkat lunak legal dalam proyek-proyek pekerjaan publik. Keamanan dan integritas proyek infrastruktur menjadi fokus utama BSA, yang akan terus bekerja sama dengan pemerintah dan pelaku bisnis untuk melindungi sektor ini dari ancaman siber. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

IHSG Minus 31% dan Rupiah Rp18.000: Pasar Menverdik DSI Sebelum Ujian Sesungguhnya Dimulai

IHSG Minus 31% dan Rupiah Rp18.000: Pasar Menverdik DSI Sebelum Ujian Sesungguhnya Dimulai

June 13, 2026
500 AI Agent Siap Dikembangkan, Apakah Dunia Kerja Indonesia Sudah Siap?

500 AI Agent Siap Dikembangkan, Apakah Dunia Kerja Indonesia Sudah Siap?

June 13, 2026
Citi Masuk Era AI di Indonesia, tapi Siapa yang Diuntungkan — Bank atau Karyawan?

Citi Masuk Era AI di Indonesia, tapi Siapa yang Diuntungkan — Bank atau Karyawan?

June 11, 2026
Ketika Singapura Membangun Mesin AI di Jawa: Siapa Pemilik Masa Depan Digital Indonesia?

Ketika Singapura Membangun Mesin AI di Jawa: Siapa Pemilik Masa Depan Digital Indonesia?

June 10, 2026
Di Balik Janji Intelligent Core: Ketika Infrastruktur Digital Bertemu Ketimpangan Ekosistem

Di Balik Janji Intelligent Core: Ketika Infrastruktur Digital Bertemu Ketimpangan Ekosistem

June 10, 2026
Film “402 Rumah Sakit Angker Korea” Angkat Fenomena Kreator Konten di Era Streaming, Tembus Festival Film Internasional

Film “402 Rumah Sakit Angker Korea” Angkat Fenomena Kreator Konten di Era Streaming, Tembus Festival Film Internasional

June 10, 2026

POPULAR

  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profesor dan Doktor Politeknik Negeri Padang Bacakan Puisi “Kampus Limau Manis”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politeknik Negeri Padang Gelar Pelatihan IELTS, Bahasa Jepang, Mandarin, Arab, dan Prancis untuk Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Login

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In