• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Thursday, July 9, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Copot Dirjen Imigrasi Menkumham Dinilai Memiliki Kepentingan Politik

Editor by Editor
January 30, 2020
in Nasional
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Makronesia.id — Anggota DPR RI Aboebakar Alhabsy mempertanyakan alasan Menteri Hukum dan HAM, Yasona Laoly memberhentikan  Dirjen Imigrasi Ronny F. Sompie, Selasa (28/01/2020).

Menurut pria yang akrab disapa Habib ini, berdasarkan keterangan Menkumham  pencopotan Ronny Sompie merupakan buntut kasus HM, yang terkait dengan adanya delay data perlintasan di Bandara Soekarno Hatta.

RelatedPosts

FedEx: 64% Eksportir Asia Pasifik Belum Siap Hadapi Wajib E-Filing CPSC AS per 8 Juli 2026

Saat Dunia Memilih Jakarta untuk Merancang Ulang Masa Depan Iklim

Budi Alimuddin : Media dan Public Relations Eksperts!

“Karenanya, tak hanya Ronny namun juga Direktur Sistem Teknologi Informasi Keimigrasian juga di copot oleh Menkumham”, ungkap Habib Aboe.

Habib Aboe menambahkan pengakuan Menkumham Ronny dicopot agar tim independen yang dibentuknya dapat bekerja dengan maksimal.

“Saya memahami, barangkali Menkumham mencoba bertindak secara terbuka sehingga membentuk tim yang berasal dari Kemenkominfo, BSSN, Bareskrim Polri dan Ombudsman untuk menyelidiki terjadinya kesimpangsiuran informasi yang disebabkan oleh delay-nya sistem di Dirjen Imigrasi”, ungkap pria yang juga sebagai Bendahara Fraksi PKS DPR ini.

Namun disisi lain, kata Habib, publik melihat bahwa Yasona ikut serta dalam konpress saat mengumumkan tim advokasi di PDIP.  

“Artinya, pada kasus ini Yasona dianghap memiliki konflik kepentingan. Meskipun beliau tidak masuk dalam tim advokasi, namun beliau yang membentuknya”, tegasnya.

Menurutnya, Logika publik tentunya akan berfikir, ini terjadi keanehan, saat Yasona sebagai ketua DPP Bidang Hukum dan HAM membentuk tim advokasi, disisi lain sebagai Menkumham membentuk tim investigasi.

“Pasti publik akan mempertanyakan kondisi ini, apa yang sebenarnya di cari oleh tim ini. Akan lebih baik jika tim ini bukan dibuat oleh Menkumham, Atau baranhkali Menkumham memilih mengajukan cuti untuk menghindari konflik kepentingan”, tutup Habib Aboe. (BA/AM)

Tags: DPRMenkumhamPKSYasona Laoly
ShareTweetPin

Related Posts

FedEx: 64% Eksportir Asia Pasifik Belum Siap Hadapi Wajib E-Filing CPSC AS per 8 Juli 2026

FedEx: 64% Eksportir Asia Pasifik Belum Siap Hadapi Wajib E-Filing CPSC AS per 8 Juli 2026

June 29, 2026
Saat Dunia Memilih Jakarta untuk Merancang Ulang Masa Depan Iklim

Saat Dunia Memilih Jakarta untuk Merancang Ulang Masa Depan Iklim

June 25, 2026
Budi Alimuddin : Media dan Public Relations Eksperts!

Budi Alimuddin : Media dan Public Relations Eksperts!

June 17, 2026
PENAWARAN IKLAN

PENAWARAN IKLAN

June 13, 2026
IHSG Minus 31% dan Rupiah Rp18.000: Pasar Menverdik DSI Sebelum Ujian Sesungguhnya Dimulai

IHSG Minus 31% dan Rupiah Rp18.000: Pasar Menverdik DSI Sebelum Ujian Sesungguhnya Dimulai

June 13, 2026
PKP: Ancaman Nyata Pancasila Bukan Pertarungan Ideologi, Melainkan Pergeseran Cara Hidup Bangsa

PKP: Ancaman Nyata Pancasila Bukan Pertarungan Ideologi, Melainkan Pergeseran Cara Hidup Bangsa

June 1, 2026

POPULAR

  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profesor dan Doktor Politeknik Negeri Padang Bacakan Puisi “Kampus Limau Manis”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politeknik Negeri Padang Gelar Pelatihan IELTS, Bahasa Jepang, Mandarin, Arab, dan Prancis untuk Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Login

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In