• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Friday, May 8, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Dolar Menguat, Tekanan Baru Bagi Indonesia

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
November 13, 2018
in Ekonomi
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Makronesia.id — Dolar kembali berkibar dan membawa risiko penurunan berbagai mata uang lainnya di seluruh dunia. Indeks Dolar melonjak ke level tertinggi sejak Juni 2017 di awal pekan perdagangan ini, mencapai level tertinggi 17-bulan untuk Dolar dan rekor terendah untuk Euro yang merosot ke level terendah sejak Juni 2017 karena apresiasi Dolar ini.

Global Head of Currency Strategy & Market Research FXTM, Jameel Ahmad, mengatakan Reli Dolar ini akan sangat menguji ketahanan mata uang lainnya, namun risiko terbesar yang mungkin akan diperhatikan investor adalah apa dampaknya pada pasar berkembang seperti Indonesia?

RelatedPosts

Lintasarta 38 Tahun: Bisakah Beyond AI Factory Jadi Tulang Punggung Ekonomi AI Indonesia?

Pasar Property Jakarta Memasuki Fase Pertumbuhan Yang Berkelanjutan

Wajah Bisa Dipalsukan, Uang Bisa Raib: OJK Bongkar Ancaman Deepfake yang Mengintai Bank dan Fintech RI

“Dolar yang menguat adalah salah satu faktor terbesar di balik melemahnya pasar berkembang di sepanjang musim panas, dan berita bahwa Dolar mengalami reli ke level tertinggi baru akan membuat pasar mempertanyakan apakah pasar berkembang akan kembali melemah sebelum kita menutup tahun 2018,”ucapnya, dalam siaran pers yang diterima makronesia.id.

Menurutnya, salah satu topik paling menarik untuk dipantau adalah apakah apresiasi Dolar ini cukup untuk membuat Yuan China “terjungkal” dan hampir menyentuh level tujuh psikologis terhadap Dolar AS. Pergerakan Dolar adalah tantangan berkelanjutan bagi pasar berkembang di sepanjang tahun ini, namun kekuatan Yuan China untuk menghindari level 7 terhadap USD dianggap sebagai salah satu lini pertahanan terakhir bagi pasar berkembang sebelum mengalami aksi jual yang luar biasa lagi.

Penyebab utama reli Dolar ini nmenurutnya, berawal dari Ketegangan dagang dan kebijakan Fed. Federal Reserve dan divergensi bank sentral sehubungan dengan kebijakan suku bunga ambisius Amerika Serikat menurutnya jawaban yang dapat diajukan secara cepat oleh analis. Namun menurutnya kurang akurat.

“Jika kita mengingat bahwa Fed selalu konsisten menyampaikan akan menaikkan suku bunga AS sejak beberapa waku yang lalu. Kebijakan suku bunga AS sudah terefleksikan dalam harga USD sejak dulu,” ucapnya.

Itu artinya kata dia, ada alasan lain di balik kenaikan kurs Dolar.  Jameel menganggap kenaikan ini disebabkan oleh semakin besarnya keraguan bahwa Presiden Trump tidak berbohong terkait kesepakatan dagang dengan China yang ia katakan mungkin akan segera tercapai.

Walaupun pihaknya belum melihat perubahan berarti terhadap isu ini, namun ia juga tidak melihat optimism itu. Ini menyiratkan bahwa mungkin ini hanyalah taktik strategis sebelum rapat G-20 yang akan digelar di Argentina bulan ini.

Sementara itu, Emas melemah menyiratkan apresiasi Dolar didorong oleh isu dagang. Saat ini kata dia, investor sedang bertaruh pada Dolar yang bullish, dan ini membuat dirinya semakin cenderung pada pandangan bahwa kenaikan Dolar didorong oleh ketidakpercayaan bahwa kesepakatan dagang dengan China benar-benar dapat dicapai bulan ini.  (ALIAMUDIRA)

Tags: DollarThe FedYuan
ShareTweetPin

Related Posts

Lintasarta 38 Tahun: Bisakah Beyond AI Factory Jadi Tulang Punggung Ekonomi AI Indonesia?

Lintasarta 38 Tahun: Bisakah Beyond AI Factory Jadi Tulang Punggung Ekonomi AI Indonesia?

May 7, 2026
Pasar Property Jakarta Memasuki Fase Pertumbuhan Yang Berkelanjutan

Pasar Property Jakarta Memasuki Fase Pertumbuhan Yang Berkelanjutan

May 6, 2026
Wajah Bisa Dipalsukan, Uang Bisa Raib: OJK Bongkar Ancaman Deepfake yang Mengintai Bank dan Fintech RI

Wajah Bisa Dipalsukan, Uang Bisa Raib: OJK Bongkar Ancaman Deepfake yang Mengintai Bank dan Fintech RI

April 29, 2026
Saat Retail Gadget Banyak Tumbang, Mengapa Urban Republic Bisa Bertahan 10 Tahun?

Saat Retail Gadget Banyak Tumbang, Mengapa Urban Republic Bisa Bertahan 10 Tahun?

April 29, 2026
Belajar dari Mie Ayam Bintang: 5 Strategi Scale Up Bisnis Kuliner dari Gerobak ke Franchise

Belajar dari Mie Ayam Bintang: 5 Strategi Scale Up Bisnis Kuliner dari Gerobak ke Franchise

April 28, 2026
AI Jadi Medan Perang Baru: Palo Alto Networks Ingatkan Bisnis Indonesia, Inovasi Tanpa Keamanan Bisa Jadi Bumerang

AI Jadi Medan Perang Baru: Palo Alto Networks Ingatkan Bisnis Indonesia, Inovasi Tanpa Keamanan Bisa Jadi Bumerang

April 27, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Agar Mobil Nggak Ngambek Saat Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In