• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Saturday, June 13, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Headline

Dugaan Skandal Korupsi dan Nepotisme Mengguncang Kementerian Sosial: AMPPUH Mendesak Tindakan Tegas

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
June 21, 2024
in Headline, Nasional
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) Indonesia kembali terguncang dengan serangkaian dugaan korupsi, kolusi, dan nepotisme yang melibatkan sejumlah pejabat tinggi di bawah kepemimpinan Menteri Sosial Tri Rismaharini. Kasus-kasus tersebut, yang mencakup pengalihan anggaran, penyaluran bantuan, serta pengangkatan pejabat, telah menimbulkan kecaman publik yang mendalam terhadap pemerintah.

Menteri Sosial Tri Rismaharini, yang dilantik pada 23 Desember 2020 untuk membersihkan citra Kemensos pasca-skandal mantan Menteri Sosial Juliari P. Batubara, kini dihadapkan pada tuduhan lebih parah. Aliansi Mahasiswa & Pemuda Peduli Hukum (AMPPUH) secara tegas mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyelidiki beberapa kasus yang menimpa Kemensos selama tahun 2021 hingga 2023.

RelatedPosts

Budi Alimuddin : Media dan Public Relations Eksperts!

PENAWARAN IKLAN

IHSG Minus 31% dan Rupiah Rp18.000: Pasar Menverdik DSI Sebelum Ujian Sesungguhnya Dimulai

Pertama-tama, AMPPUH menyoroti pengalihan anggaran Verifikasi Data Kemiskinan sebesar Rp 1.3 Triliun pada tahun 2021. Dugaan kuat bahwa anggaran tersebut dialihkan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu, termasuk kegiatan pengadaan yang tidak dianggarkan oleh instansi terkait, menjadi fokus utama permintaan penyelidikan KPK.

Kemudian, penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai melalui PT POS dengan biaya pengiriman yang besar, yang seharusnya melalui Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) dengan sistem By Name By Address (BNBA), juga menjadi sorotan. AMPPUH menilai hal ini sebagai potensi penyalahgunaan dana yang signifikan.

Selain itu, kasus nepotisme dalam pengangkatan pejabat tanpa proses yang jelas, dimana banyak di antaranya berasal dari Surabaya dan merupakan mantan bawahan Tri Rismaharini saat menjabat sebagai Walikota, turut menjadi bukti praktik-praktik yang merugikan integritas Kemensos.

Dalam pernyataannya, Kordinator aksi AMPPUH, Novrizal Taupan mengungkapkan keprihatinan mendalam atas dugaan korupsi yang sistemik dan terencana yang melibatkan Menteri Sosial, Sekretaris Jenderal Kemensos, dan Inspektur Jenderal Kemensos. Mereka menekankan perlunya tindakan tegas dari pemerintah, termasuk pemecatan Menteri Sosial Tri Rismaharini, sebagai langkah awal untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap lembaga pemerintahan.

Upaya-upaya ini bertujuan untuk mengembalikan integritas Kemensos sebagai pilar utama dalam penanggulangan kemiskinan dan pemberdayaan sosial di Indonesia. Publik menantikan respons yang transparan dan efektif dari pemerintah dalam menanggapi serangkaian skandal yang mengguncang fondasi moralitas dan keadilan sosial negara.

Saat aksi berlangsung pihak Kemensos tidak menerima pendemo dan tidak ada staitment dari yang bersangkutan. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

Budi Alimuddin : Media dan Public Relations Eksperts!

June 13, 2026
PENAWARAN IKLAN

PENAWARAN IKLAN

June 13, 2026
IHSG Minus 31% dan Rupiah Rp18.000: Pasar Menverdik DSI Sebelum Ujian Sesungguhnya Dimulai

IHSG Minus 31% dan Rupiah Rp18.000: Pasar Menverdik DSI Sebelum Ujian Sesungguhnya Dimulai

June 13, 2026
500 AI Agent Siap Dikembangkan, Apakah Dunia Kerja Indonesia Sudah Siap?

500 AI Agent Siap Dikembangkan, Apakah Dunia Kerja Indonesia Sudah Siap?

June 13, 2026
Media Tunawisma: Ketika Pers Indonesia Kehilangan “Rumah” di Era Platform Digital

Media Tunawisma: Ketika Pers Indonesia Kehilangan “Rumah” di Era Platform Digital

June 4, 2026
PKP: Ancaman Nyata Pancasila Bukan Pertarungan Ideologi, Melainkan Pergeseran Cara Hidup Bangsa

PKP: Ancaman Nyata Pancasila Bukan Pertarungan Ideologi, Melainkan Pergeseran Cara Hidup Bangsa

June 1, 2026

POPULAR

  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profesor dan Doktor Politeknik Negeri Padang Bacakan Puisi “Kampus Limau Manis”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politeknik Negeri Padang Gelar Pelatihan IELTS, Bahasa Jepang, Mandarin, Arab, dan Prancis untuk Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Login

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In