• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Thursday, May 28, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Integrasi ASEAN Terganjal Pandemi Covid-19

Editor by Editor
June 20, 2021
in Ekonomi, Makro, Mikro, Ragam
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Makronesia.id — Pandemi Covid-19 memiliki dampak signifikan terhadap rencana integrasi ASEAN. Untuk itu, dalam menyusun rencana kerja inisiatif integrasi (2021-2025), Sekretariat ASEAN ikut menitikberatkan efek pandemi.

“Pandemi Covid-19 telah membawa efek detrimental signifikan di kawasan sehingga memang rencana kerja yang disiapkan harus merespon efek tersebut,” urai Senior Officer Divisi Inisiatif untuk Integrasi ASEAN dan Pengurangan Gap Pembangunan pada Sekretariat ASEAN, Intani Kusuma saat mengisi kuliah tamu virtual yang diselenggarakan Paramadina Graduate School of Diplomacy (PGSD), Universitas Paramadina, Jakarta, Sabtu (19/6).

RelatedPosts

“Garuda di Dadaku” Balik Lagi, Tapi Kini Rasanya Lebih Ngena ke Anak Muda yang Lagi Cari Mimpi

Kalau Nggak Merasa Aman, Bagaimana Mau Maksimal? Ini yang Dibutuhkan Perempuan di Tempat Kerja

TRILIUNAN DANA NASABAH RAIB, HANYA 20–30% BISA KEMBALI

Kuliah tamu ini bertajuk ‘ASEAN’s efforts in narrowing development gap among ASEAN member countries’. Dalam kegiatan ini, Kepala Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE) yang juga merupakan dosen PGSD, Anton Aliabbas bertindak sebagai pembahas diskusi. Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Rektor Universitas Paramadina Handi Risza, Direktur PGSD, Shiskha Prabawaningtyas dan Ketua Prodi S1 Hubungan Internasional, Tatok Djoko Sudiarto.

Intan menjelaskan ASEAN selama ini telah tumbuh sebagai kekuatan ekonomi nomor lima di dunia. Karena itu, pihak Sekretariat ASEAN memperbanyak inisiatif baru dalam rangka merespon dampak pandemi. Dalam bidang layanan kesehatan, misalnya, adanya pemberian dukungan teknis dan peningkatan kapasitas di kawasan pedesaan terutama bagi negara Kamboja, Laos, Vietnam dan Myanmar.

Desain proyek yang disiapkan guna menunjang mengurangi kesenjangan pembangunan selalu merujuk kesepakatan para pemimpin negara anggota ASEAN. “Adopsi digital untuk keamanan kesehatan termasuk juga asistensi pembangunan kerangka nasional kesehatan terutama urusan malnutrisi mendapat atensi tersendiri,” kata Intan.

Dalam kesempatan sama, Anton mengatakan pesatnya pembangunan negara-negara di kawasan mempunyai dampak bagi rencana integrasi ASEAN. Sebab, pembangunan yang terjadi di kawasan tidak merata sehingga berpotensi untuk memicu disintegrasi kawasan.

“Jika tidak ditangani secara serius maka ketiadaan kebijakan regional dalam merespon problem ketidakseimbangan horizontal akan menambah kompleksitas masalah di kawasan,” ujar Anton.

Untuk itu, dirinya berharap negara anggota ASEAN dapat segera memperkuat peran dan kewenangan Sekretariat ASEAN. Sebab, penguatan mekanisme institusional semakin dibutuhkan dalam mengakselerasi program pengurangan disparitas pembangunan di ASEAN. Walaupun, lanjut dia, Sekretariat ASEAN tetap harus memperbaiki mekanisme kerja birokrasi internal yang lebih mengedepankan kolaborasi antar divisi. Mengingat isu pembangunan adalah transsektoral.

“Tanpa penguatan peran Sekretariat ASEAN, program yang disiapkan untuk menutup kesenjangan pembangunan ini tidak akan dapat berjalan secara efektif,” jelas Anton.

Saat menutup kegiatan, Direktur PGSD Shiskha Prabawaningtyas menekankan pentingnya Sekretariat ASEAN melibatkan media dalam mendorong agenda integrasi ASEAN. Sebab, selama ini, perhatian media tidak terlalu banyak pada isu tersebut. “Menggandeng media akan menjadi strategis dalam rangka turut mengarusutamakan peran ASEAN dalam mempersempit jurang kesenjangan kondisi ekonomi negara anggota, tidak hanya isu politik keamanan,” beber Shiskha. (AM/BA)

Tags: ASEANCambodia
ShareTweetPin

Related Posts

“Garuda di Dadaku” Balik Lagi, Tapi Kini Rasanya Lebih Ngena ke Anak Muda yang Lagi Cari Mimpi

“Garuda di Dadaku” Balik Lagi, Tapi Kini Rasanya Lebih Ngena ke Anak Muda yang Lagi Cari Mimpi

May 18, 2026
Kalau Nggak Merasa Aman, Bagaimana Mau Maksimal? Ini yang Dibutuhkan Perempuan di Tempat Kerja

Kalau Nggak Merasa Aman, Bagaimana Mau Maksimal? Ini yang Dibutuhkan Perempuan di Tempat Kerja

May 14, 2026
TRILIUNAN DANA NASABAH RAIB, HANYA 20–30% BISA KEMBALI

TRILIUNAN DANA NASABAH RAIB, HANYA 20–30% BISA KEMBALI

May 14, 2026
Salah Rute Jadi Biaya Tersembunyi Ekonomi Jalanan

Salah Rute Jadi Biaya Tersembunyi Ekonomi Jalanan

May 13, 2026
Wajah Tanpa Nama di Ruang Sidang

Wajah Tanpa Nama di Ruang Sidang

May 12, 2026
Tengah Tahun 2026: Saatnya Cek Dompet Sebelum Financial Goals “Ghosting” dari Rencana

Tengah Tahun 2026: Saatnya Cek Dompet Sebelum Financial Goals “Ghosting” dari Rencana

May 11, 2026

POPULAR

  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profesor dan Doktor Politeknik Negeri Padang Bacakan Puisi “Kampus Limau Manis”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Login

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In