• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Friday, May 29, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Pemimpin GEAPP Tekankan Pentingnya Melibatkan Prinsip Keberlanjutan dan Komunitas Lokal dalam Transisi Energi di Indonesia

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
November 13, 2023
in Ekonomi, Nasional, Opini
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Menurut Lucky Nurrahmat, Country Lead dari Global Energy Alliance for People and Planet (GEAPP), skema transisi energi di Indonesia harus mencakup prinsip-prinsip keberlanjutan (sustainability) dan kemitraan dengan komunitas lokal. Pernyataan ini disampaikannya dalam diskusi Hari PBB yang berjudul “Energi sebagai Pemberdaya Kehidupan dan Penghidupan” di Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat, kemarin.

Lucky menekankan bahwa transisi energi harus dilakukan tanpa menyebabkan kerugian, baik terhadap lingkungan maupun masyarakat. Ia menjelaskan bahwa pemensiunan dini pembangkit listrik tenaga batu bara dapat berdampak negatif terhadap lapangan kerja, termasuk UMKM yang melayani industri batu bara.

RelatedPosts

“Bangunlah Jiwanya: Kebangkitan yang Kita Nyanyikan tapi Lupa Menjalani”

TRILIUNAN DANA NASABAH RAIB, HANYA 20–30% BISA KEMBALI

Salah Rute Jadi Biaya Tersembunyi Ekonomi Jalanan

“Oleh karena itu, kita harus menyusun langkah-langkah perlindungan dan mencari cara terbaik untuk memberikan kompensasi kepada mereka yang mungkin terdampak oleh proses transisi energi,” tambah Lucky Nurrahmat.

Dengan pendanaan filantropis, GEAPP bertujuan menjadi pemimpin global dalam pembiayaan campuran untuk sektor energi. Pendanaan campuran ini, yang melibatkan dana dari pemerintah, sektor swasta, dan organisasi filantropi, memungkinkan GEAPP berinvestasi dengan cepat dan berdampak besar dalam pengembangan serta penerapan berbagai solusi, platform, dan intervensi lainnya. Pendanaan ini juga mengatasi hambatan investasi umum di sektor energi terbarukan, seperti risiko yang lebih tinggi dan keuntungan yang lebih rendah dibandingkan investasi konvensional.

Diskusi yang dimoderatori oleh UNDP Senior Advisor for Environment Verania Andria ini juga melibatkan Nimas P. Pratiwi, Direktur BLUE/Warung Energi, dan Jeni Pareira, Penasihat Senior Wildlife Conservation Society.

Jeni Pareira menambahkan bahwa, mengingat sebagian besar sumber energi terbarukan berlokasi di kawasan hutan, transisi energi harus mempertimbangkan langkah-langkah mitigasi dan harus sesuai dengan prinsip keberlanjutan.

“Organisasi masyarakat sipil dapat berperan dengan mengumpulkan pembelajaran dan merumuskan kebijakan yang sesuai dengan prinsip keberlanjutan,” kata Jeni Pareira.

Nimas P. Pratiwi menyatakan bahwa sektor energi terbarukan telah mengalami perkembangan pesat, dan pertumbuhan BLUE, sebagai penyedia barang dan jasa terkait energi surya melalui marketplace Warung Energi, menunjukkan bahwa transisi energi dapat menciptakan lapangan kerja baru.

Lucky Nurrahmat menyimpulkan bahwa transisi energi tidak hanya berfokus pada penggunaan energi terbarukan dan ramah lingkungan, tetapi juga harus mempertimbangkan kedaulatan energi. Ia menekankan bahwa proses transisi energi di JETP (Joint Energy Transition Project) telah melibatkan pemerintah, pemangku kepentingan Indonesia, dan pakar global untuk berbagi pengetahuan.

“Transisi energi bukan hanya isu bagi kalangan elit, tetapi juga menjadi isu bagi masyarakat di daerah terpencil yang menggunakan generator berbahan bakar diesel sebagai sumber listrik mereka. Kami percaya bahwa bermitra dengan komunitas-komunitas ini adalah langkah penting dalam transisi energi,” ujar Lucky, menekankan bahwa “GEAPP ingin membangun kemitraan katalitik melalui skema pendanaan di Indonesia, yang berarti bahwa pendanaan tersebut berdampak pada masyarakat. Ketika proyek tersebut menjadi mandiri dan berkelanjutan, kami akan dengan senang hati melanjutkan investasi kami di bidang lain yang membutuhkan pendanaan katalitik. (EHS-01)

 

ShareTweetPin

Related Posts

“Bangunlah Jiwanya: Kebangkitan yang Kita Nyanyikan tapi Lupa Menjalani”

May 20, 2026
TRILIUNAN DANA NASABAH RAIB, HANYA 20–30% BISA KEMBALI

TRILIUNAN DANA NASABAH RAIB, HANYA 20–30% BISA KEMBALI

May 14, 2026
Salah Rute Jadi Biaya Tersembunyi Ekonomi Jalanan

Salah Rute Jadi Biaya Tersembunyi Ekonomi Jalanan

May 13, 2026
Wajah Tanpa Nama di Ruang Sidang

Wajah Tanpa Nama di Ruang Sidang

May 12, 2026
Tengah Tahun 2026: Saatnya Cek Dompet Sebelum Financial Goals “Ghosting” dari Rencana

Tengah Tahun 2026: Saatnya Cek Dompet Sebelum Financial Goals “Ghosting” dari Rencana

May 11, 2026
Lo Dikira Aman Online? Asia Tenggara Habis $23,6 Miliar Gara-Gara Scammer

Lo Dikira Aman Online? Asia Tenggara Habis $23,6 Miliar Gara-Gara Scammer

May 14, 2026

POPULAR

  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profesor dan Doktor Politeknik Negeri Padang Bacakan Puisi “Kampus Limau Manis”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Login

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In