• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Monday, May 11, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Prof.Dr.Dwi Andreas Santosa : Swasembada Pangan Harus Terasa Di Hargai dan Kesejahteraan Rakyat

Editor by Editor
January 26, 2026
in Ekonomi
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id -;Jakarta — Swasembada pangan tidak cukup dimaknai sebatas peningkatan produksi.Kelontong

RelatedPosts

Mesin Penghisap Uang Rakyat

Lintasarta 38 Tahun: Bisakah Beyond AI Factory Jadi Tulang Punggung Ekonomi AI Indonesia?

Pasar Property Jakarta Memasuki Fase Pertumbuhan Yang Berkelanjutan

Lebih dari itu, keberhasilan swasembada harus benar-benar dirasakan masyarakat melalui harga beras dan kebutuhan pokok yang stabil dan cenderung menurun, inflasi yang terkendali, serta kemandirian produksi pangan nasional.

Hal tersebut disampaikan Prof. Dwi Andreas Santosa, Research Associate CORE Indonesia sekaligus Guru Besar IPB University, dalam diskusi CORE Outlook Sektoral 2026:
Ketahanan Pangan Indonesia, Dari Bencana ke Strategi, Selasa (20/1).

Menurut Prof. Dwi Andreas, tujuan akhir swasembada pangan adalah kesejahteraan publik, bukan sekadar pencapaian angka produksi. “Produksi pangan yang meningkat harus sejalan dengan stabilitas harga.

Jika produksi tinggi tetapi harga beras tetap mahal dan inflasi pangan tidak terkendali, maka masyarakat belum merasakan manfaat nyata dari swasembada,” ujarnya.

Ia menegaskan, pengalaman sejumlah negara menunjukkan bahwa kemandirian pangan berbasis domestik menjadi kunci ketahanan ekonomi dan sosial. Vietnam, misalnya, mampu menjaga stabilitas pangan nasional dengan memperkuat produksi dalam negeri, efisiensi rantai pasok, serta keberpihakan kebijakan pada petani.

Sementara itu, Korea Utara—meskipun dengan konteks berbeda—menunjukkan ketergantungan penuh pada pangan domestik sebagai strategi bertahan dari tekanan eksternal.

“Indonesia memiliki sumber daya alam, lahan, dan tenaga kerja yang memadai.

Tantangannya bukan pada potensi, tetapi pada konsistensi kebijakan, tata kelola produksi, dan distribusi pangan yang adil serta efisien,” kata Prof. Dwi Andreas.

Dari perspektif akademik, Prof. Dwi Andreas menekankan pentingnya kebijakan pangan berbasis riset dan data. Studi-studi menunjukkan bahwa fluktuasi harga beras dan pangan strategis di Indonesia kerap dipicu oleh masalah struktural, mulai dari ketergantungan impor, biaya logistik tinggi, hingga lemahnya integrasi hulu–hilir.Kelontong

Tanpa perbaikan menyeluruh, swasembada berisiko menjadi slogan tanpa dampak nyata.
Ia juga menyoroti urgensi dukungan kuat terhadap produk pangan nasional, baik melalui kebijakan pengadaan pemerintah, insentif bagi petani, maupun edukasi publik untuk meningkatkan kepercayaan terhadap pangan lokal.

“Keberpihakan pada produk pangan nasional harus nyata, bukan sekadar wacana. Ini menyangkut keberlanjutan produksi dan kedaulatan pangan,” jelasnya.Kelontong

Lebih lanjut, Prof. Dwi Andreas menilai bahwa stabilitas inflasi pangan merupakan indikator penting keberhasilan swasembada. Inflasi yang terkendali akan menjaga daya beli masyarakat, terutama kelompok rentan. Oleh karena itu, koordinasi lintas sektor—antara pemerintah pusat, daerah, pelaku usaha, dan lembaga riset—menjadi krusial.

“Ketahanan pangan adalah isu multidimensi. Ia menyangkut ekonomi, sosial, bahkan stabilitas nasional. Karena itu, pendekatan kebijakan harus komprehensif, berbasis kajian akademik, dan berorientasi jangka panjang,” pungkasnya.

Diskusi CORE Outlook Sektoral 2026 ini menegaskan bahwa swasembada pangan Indonesia harus melampaui target produksi, menuju sistem pangan nasional yang mandiri, adil, stabil, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat pungkasnya.

ShareTweetPin

Related Posts

Grafis Judi Onlien dan Dampaknya Bagi Masyarakat Indonesia

Mesin Penghisap Uang Rakyat

May 10, 2026
Lintasarta 38 Tahun: Bisakah Beyond AI Factory Jadi Tulang Punggung Ekonomi AI Indonesia?

Lintasarta 38 Tahun: Bisakah Beyond AI Factory Jadi Tulang Punggung Ekonomi AI Indonesia?

May 7, 2026
Pasar Property Jakarta Memasuki Fase Pertumbuhan Yang Berkelanjutan

Pasar Property Jakarta Memasuki Fase Pertumbuhan Yang Berkelanjutan

May 6, 2026
Wajah Bisa Dipalsukan, Uang Bisa Raib: OJK Bongkar Ancaman Deepfake yang Mengintai Bank dan Fintech RI

Wajah Bisa Dipalsukan, Uang Bisa Raib: OJK Bongkar Ancaman Deepfake yang Mengintai Bank dan Fintech RI

April 29, 2026
Saat Retail Gadget Banyak Tumbang, Mengapa Urban Republic Bisa Bertahan 10 Tahun?

Saat Retail Gadget Banyak Tumbang, Mengapa Urban Republic Bisa Bertahan 10 Tahun?

April 29, 2026
Belajar dari Mie Ayam Bintang: 5 Strategi Scale Up Bisnis Kuliner dari Gerobak ke Franchise

Belajar dari Mie Ayam Bintang: 5 Strategi Scale Up Bisnis Kuliner dari Gerobak ke Franchise

April 28, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Agar Mobil Nggak Ngambek Saat Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Login

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In