• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Friday, April 17, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Sebut Merugikan BUMN, Pospera Ultimatum Arya Sinulingga

reporter by reporter
November 9, 2020
in Ekonomi, Nasional
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Makronesia.id – Perang opini dan pengaruh antara kelompok Adian Napitupulu versus Kementerian BUMN masih berlanjut.

Baru saja Redaksi mendapat rilis tentang keberatan Pospera atas pernyataan salah satu Staf Ahli menteri BUMN, Arya Sinulinnga, yang menyebutkan BUMN merugi karena banyak relawan Pospera di situ.

RelatedPosts

Hotel Tak Lagi Cukup Punya Kamar, PRISM Baca Perubahan—Industri Siap Ikut atau Tertinggal?

Jogja Printing Expo 2026 Perkenalkan Tinta Berbasis Air dan Mesin Hemat Energi

Jogja Food and Beverage Expo 2026 Hadirkan Ekosistem Industri Pangan Terintegrasi

Relawan Jokowi yang tergabung dalam Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) menuntut Staf Ahli Menteri BUMN Arya Sinulingga meminta maaf atas pernyataannya yang dianggap fitnah tersebut.

Arya diberi waktu 3 X 24 jam. Pospera mengancam akan menggiring Arya ke jalur hukum bila tuntutan mereka tak dipenuhi.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pospera, Sarmanto Tambunan Senin kemarin. Dia mengungkapkan, dasar tuntutan mereka bermula dari tuduhan mengarah ke fitnah dari Arya Sinulingga kepada komisaris BUMN yang ditempati relawan Pospera.

“Point pernyataannya intinya begini; perusahaan BUMN yang ada komisarisnya dari Pospera itu semuanya rugi,” katanya menirukan pernyataan Arya.

Pernyataan itu disampaikan di salah satu WhatsApp Group (WAG) yang didalamnya tidak diikuti anggota relawan Pospera. Dia mengartikan itu sebagai perbuatan sengaja menuduh dan memfitnah serta mencemarkan nama baik Pospera.

Kuat dugaan tangkapan layar pernyataan Arya di WAG tersebut bocor dan menyebar hingga sampai ke relawan Pospera. Dia mengakui ada beberapa relawan Pospera yang menduduki posisi komisaris di beberapa BUMN. Misalnya di PT DAHANA, PT Semen Baturaja dan beberapa perusahaan lain.

“Kalau perusahaan rugi terus dituduh cuma.karena ada orang Pospera, wah itu fitnah namanya,” katanya.

Dia menjelaskan, pernyataan Arya di WAG itu jelas disengaja. Setidak-tidaknya bertujuan untuk diketahui orang lain. Karena itu, mereka menilai Arya telah memfitnah Ormas relawan Jokowi itu.

“Kecuali kalau WA japri-japri (jalur pribadi) an, saling jawab menjawab. Ini kan di WAG itu nggk ada dari kami,” ungkapnya.

Sebelumnya, beradar tangkapan layar ponsel yang berisi komentar Arya Sinulingga yang berbunyi ” Banyak perusahaan yang komisarisnya Pospera selama lima tahun pada rugi semua bikun pusing memang”

Tambunan mengatakan Pospera tidak memiliki anggota yang menjadi komisaris di PT Timah. Dia juga mengklaim Perum Damri sejak tahun 2015 hingga 2019 sudah mendapatkan Laba.

Perinciannya kata dia, Tahun 2015 laba Damri : Rp 2.912.077.968, Tahun 2016 laba Rp 40643751 811, Tahun 2017 laba Rp 7 143 689.850, Tahun 2018 laba Rp 21.562.478.886 dan Tahun 2019 laba Rp 43 262 415 205.

“Komisaris yang berasal dari Pospera sejak 2014 hingga 2019 hanya ada 7 orang. diantaranya 2 Perusahaan BUMN dan 5 anak Perusahaan BUMN,”ucapnya.

Sarmanto juga membeberkan Tupoksi Komisaris dan Dewan Pengawas pada UU 19 tahun 2003 pasal 31 dan PP nomor 45 tahun 2005. Dalam UU itu disebutkan bahwa tugas dan kewenangan Komisaris  atau Dewan Pengawas hanya sebatas mengawasi Direksi dan memberi nasehat.

“Bukan mengambil keputusan dan melakukan tindakan operasional perusahaan,” ucapnya. (FER/BA)

‘

Tags: BUMNKementerian BUMNPospera
ShareTweetPin

Related Posts

Hotel Tak Lagi Cukup Punya Kamar, PRISM Baca Perubahan—Industri Siap Ikut atau Tertinggal?

Hotel Tak Lagi Cukup Punya Kamar, PRISM Baca Perubahan—Industri Siap Ikut atau Tertinggal?

April 15, 2026
Jogja Printing Expo 2026 Perkenalkan Tinta Berbasis Air dan Mesin Hemat Energi

Jogja Printing Expo 2026 Perkenalkan Tinta Berbasis Air dan Mesin Hemat Energi

April 9, 2026
Jogja Food and Beverage Expo 2026 Hadirkan Ekosistem Industri Pangan Terintegrasi

Jogja Food and Beverage Expo 2026 Hadirkan Ekosistem Industri Pangan Terintegrasi

April 9, 2026
“Momentum Ziarah Syawali Tegaskan Rumah Rakyat dan Persatuan Jadi Kunci Masa Depan Indonesia”

“Momentum Ziarah Syawali Tegaskan Rumah Rakyat dan Persatuan Jadi Kunci Masa Depan Indonesia”

April 1, 2026
Deklarasi Relawan Nusantara Dukung Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin SE. MM Maju Sebagai Presiden 2029–2034

Deklarasi Relawan Nusantara Dukung Prof. Dr. H. Tubagus Bahrudin SE. MM Maju Sebagai Presiden 2029–2034

March 29, 2026
BMI Kecam Keras Atas Fitnah Terhadap AHY

BMI Kecam Keras Atas Fitnah Terhadap AHY

March 29, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Agar Mobil Nggak Ngambek Saat Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ekonomi
  • Nasional
  • Olah Raga
  • Digital
  • Budaya
  • Hiburan
  • Ragam

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In