• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Monday, November 2, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Digital Life

Wabah Corona Jelang Pilkada 2020, Pakar Digital Serukan Kampanye Via Media Sosial dan Platform Digital

Editor by Editor
March 20, 2020
in Digital Life
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Makronesia.id — Tahun 2020 ini merupakan tahun politik bagi Indonesia. Gelaran pesta demokrasi bertajuk Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak akan diselenggarakan pada 23 September 2020 mendatang. Namun imbas wabah corona atau COVID-19 yang melanda Indonesia, para stakeholder harus merumuskan skema baru Pilkada yang mengurangi kerumunan massa.

Melihat fenomena yang sedang terjadi, CEO Menara Digital, Anthony Leong menghimbau untuk melakukan kampanye politik dengan memanfaatkan platform digital. Menurutnya, era sekarang ini sudah mulai bergeser ke arah yang serba digital bahkan hampir di semua sektor kehidupan.

RelatedPosts

Secangkir kopi kekinian pun lebih mahal. Rp49.000 sebulan, PS5 kamu kini bisa jadi bioskop anime tanpa iklan.

Dari TikTok, QRIS sampai AI: Indonesia Ngebut Digital, Warganya Sudah Siap?

Cara Bikin QRIS untuk Warung, Cukup Pakai HP dan KTP

“Saat ini semua sudah serba digital. Bahkan di kehidupan kita sehari-hari, hampir seluruh kebutuhan kita dapat terpenuhi hanya dengan menggunakan gadget. Dengan himbauan untuk melakukan social distancing imbas wabah corona, ada baiknya kampanye Pilkada serentak ini dilakukan dengan memanfaatkan digitalisasi, platform online,” ujar Anthony Leong saat dihubungi (19/3/2020).

Pakar Komunikasi Digital itu menambahkan bahwa untuk kampanye dalam tahun-tahun berikutnya, akan jauh lebih maksimal jika sudah mulai beralih menggunakan platform digital sebagai salah satu sarana utama dalam penyampaian visi, misi, dan program kerja.

“Platform digital, seperti media online dan media sosial memiliki pergerakan informasi yang sangat cepat. Dengan cara konvensional seperti tv atau koran, dalam 1 hari orang dapat meningkatkan keterkenalannya. Tapi lewat media sosial, dalam 1 jam orang sudah bisa viral dengan jangkauan publik yang luas jika ada pesan komunikasinya. Jadi tinggal kita kemas messages yang baik janji kampanye, program kerja mudah-mudahan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat,” tambahnya.

Pengusaha muda yang menjabat sebagai Ketua Kompartemen Hubungan Media Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ini menjelaskan bahwa menurut riset 90% informasi yang disampaikan ke otak adalah visual, dan 40% orang akan merespon informasi visual dengan lebih mudah.

“Ada sebuah riset yang mengatakan bahwa data dalam bentuk grafik visual yang baik dapat menyokong penyebaran informasi via media sosial. Apalagi otak akan memproses informasi visual 60.000 kali lebih cepat dari informasi berupa teks. Oleh karena itu penggunaan media sosial sebagai sarana kampanye merupakan hal yang efektif,” tutupnya. (BA/AM)

Tags: Covid-19Pilkada 2020
ShareTweetPin

Related Posts

Secangkir kopi kekinian pun lebih mahal. Rp49.000 sebulan, PS5 kamu kini bisa jadi bioskop anime tanpa iklan.

Secangkir kopi kekinian pun lebih mahal. Rp49.000 sebulan, PS5 kamu kini bisa jadi bioskop anime tanpa iklan.

October 29, 2026
Dari TikTok, QRIS sampai AI: Indonesia Ngebut Digital, Warganya Sudah Siap?

Dari TikTok, QRIS sampai AI: Indonesia Ngebut Digital, Warganya Sudah Siap?

October 16, 2026
Cara Bikin QRIS untuk Warung, Cukup Pakai HP dan KTP

Cara Bikin QRIS untuk Warung, Cukup Pakai HP dan KTP

October 16, 2026
Pembayaran digital semakin menjadi bagian dari aktivitas ekonomi sehari-hari masyarakat Indonesia. QRIS kini menjangkau puluhan juta merchant, mayoritas merupakan pelaku UMKM.

Dari Warung Kampung ke Portofolio Saham: Ponsel Mengubah Cara Indonesia Berdagang dan Berinvestasi

October 16, 2026
Saldo Tabungan Kecil Menyusut 45%, “Mantab” Jadi Perdebatan: LPS Membantah, Perbanas dan Ekonom Menyanggah

Saldo Tabungan Kecil Menyusut 45%, “Mantab” Jadi Perdebatan: LPS Membantah, Perbanas dan Ekonom Menyanggah

October 8, 2026
Literasi Keuangan Naik, Jurang Kota-Desa Masih Ada: 5 Langkah Mengatur Uang demi Capai Tujuan Hidup

Literasi Keuangan Naik, Jurang Kota-Desa Masih Ada: 5 Langkah Mengatur Uang demi Capai Tujuan Hidup

October 8, 2026

POPULAR

  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profesor dan Doktor Politeknik Negeri Padang Bacakan Puisi “Kampus Limau Manis”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politeknik Negeri Padang Gelar Pelatihan IELTS, Bahasa Jepang, Mandarin, Arab, dan Prancis untuk Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Login

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In