• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Saturday, June 13, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Digital Life

Turbulensi Pasar Kripto: Peluang dan Tantangan Bagi Investor

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
August 7, 2024
in Digital Life, Ekonomi, Headline, Nasional, Opini
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Pasar kripto mengalami pekan yang dramatis dengan penurunan harga yang signifikan. Faktor-faktor seperti kekhawatiran akan resesi di AS, pengembalian aset kripto dari Mt. Gox, kebijakan bank sentral Jepang, dan lambatnya adopsi produk-produk di ekosistem terdesentralisasi, menjadi pemicu utama dari penurunan ini.

Menurut data CoinMarketCap pada Senin (5/8/2024), Bitcoin merosot lebih dari 15% dari level $59.500 menjadi $49.700, sementara Ethereum juga mengalami koreksi mendalam dari $2.760 ke $2.200. Namun, pada hari ini, Selasa (6/8/2024), terlihat tanda-tanda pemulihan dengan Bitcoin kembali ke level $55.800 dan Ethereum ke $2.500.

RelatedPosts

IHSG Minus 31% dan Rupiah Rp18.000: Pasar Menverdik DSI Sebelum Ujian Sesungguhnya Dimulai

500 AI Agent Siap Dikembangkan, Apakah Dunia Kerja Indonesia Sudah Siap?

Citi Masuk Era AI di Indonesia, tapi Siapa yang Diuntungkan — Bank atau Karyawan?

Fahmi Almuttaqin, Analis Kripto dari Reku, mengomentari bahwa penurunan mendadak Bitcoin di bawah $60.000 merupakan peristiwa jarang terjadi yang perlu dianalisis lebih lanjut. Menurutnya, situasi seperti “extreme fear” pada indeks Fear & Greed dapat menjadi waktu yang tepat bagi investor untuk membeli aset kripto dengan harga lebih rendah dari sebelumnya.

Meskipun terjadi penurunan signifikan, investor pasar modal AS belum menunjukkan reaksi yang berlebihan, dengan aliran dana ETF Bitcoin dan Ethereum spot yang relatif stabil. ETF Ethereum spot bahkan mencatat aliran dana positif sebesar $48,8 juta pada hari Senin (4/8/2024).

Fahmi juga menyoroti optimisme penambang Bitcoin yang tetap tinggi meskipun terjadi fluktuasi normal pada hash rate. Hal ini menunjukkan bahwa prospek kinerja Bitcoin masih cukup baik ke depannya.

Dengan tren bullish yang masih bertahan meskipun adanya tekanan jual, periode Agustus-September diharapkan menjadi periode akumulasi bagi investor untuk bersiap menghadapi potensi reli besar setelah kebijakan suku bunga The Fed berubah arah.

Namun, di tengah ketidakpastian ini, Fahmi tetap menekankan pentingnya bagi investor untuk membuat keputusan investasi yang cermat. Memantau pergerakan pasar secara teratur dan menggunakan sumber informasi yang terpercaya menjadi kunci untuk menghadapi volatilitas pasar yang tinggi.

Dalam mendukung investor, Reku menyediakan analisis pasar yang mendalam serta fitur Portfolio Analysis untuk memantau performa investasi secara real-time. Dengan cara ini, investor dapat mengambil keputusan investasi yang lebih terinformasi dan tepat waktu.

Bagi investor, strategi menabung rutin dan memanfaatkan teknologi untuk analisis investasi juga dianggap efektif dalam menghadapi dinamika pasar kripto yang kompleks saat ini. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

IHSG Minus 31% dan Rupiah Rp18.000: Pasar Menverdik DSI Sebelum Ujian Sesungguhnya Dimulai

IHSG Minus 31% dan Rupiah Rp18.000: Pasar Menverdik DSI Sebelum Ujian Sesungguhnya Dimulai

June 13, 2026
500 AI Agent Siap Dikembangkan, Apakah Dunia Kerja Indonesia Sudah Siap?

500 AI Agent Siap Dikembangkan, Apakah Dunia Kerja Indonesia Sudah Siap?

June 13, 2026
Citi Masuk Era AI di Indonesia, tapi Siapa yang Diuntungkan — Bank atau Karyawan?

Citi Masuk Era AI di Indonesia, tapi Siapa yang Diuntungkan — Bank atau Karyawan?

June 11, 2026
Ketika Singapura Membangun Mesin AI di Jawa: Siapa Pemilik Masa Depan Digital Indonesia?

Ketika Singapura Membangun Mesin AI di Jawa: Siapa Pemilik Masa Depan Digital Indonesia?

June 10, 2026
Di Balik Janji Intelligent Core: Ketika Infrastruktur Digital Bertemu Ketimpangan Ekosistem

Di Balik Janji Intelligent Core: Ketika Infrastruktur Digital Bertemu Ketimpangan Ekosistem

June 10, 2026
Film “402 Rumah Sakit Angker Korea” Angkat Fenomena Kreator Konten di Era Streaming, Tembus Festival Film Internasional

Film “402 Rumah Sakit Angker Korea” Angkat Fenomena Kreator Konten di Era Streaming, Tembus Festival Film Internasional

June 10, 2026

POPULAR

  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profesor dan Doktor Politeknik Negeri Padang Bacakan Puisi “Kampus Limau Manis”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politeknik Negeri Padang Gelar Pelatihan IELTS, Bahasa Jepang, Mandarin, Arab, dan Prancis untuk Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Login

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In