• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Thursday, May 7, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI) Siap Kolaborasi Dengan Pesantren Untuk Kemandirian Ekonomi  

Editor by Editor
January 23, 2022
in Ekonomi, Makro, Mikro, Pendidikan
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Bali, Makronesia.id – Ikatan saudagar muslim Indonesia ( ISMI) sebagai organisasi yang menaungi kelompok saudagar (pedagang), Muslim se Indonesia bercita-cita mendirikan kemandirian di kalangan Santri dan pesantren.  

Hal itu terungkap dalam pembukaan Seminar Nasional dan Focus Group Discussion (FGD) terkait kemandirian ekonomi santri di Bali Sabtu (22/1). Melalui sekretaris Jenderal (sekjend) Juliana Wahid ISMI menggaransi pihaknya siap mendukung program kemandirian ekonomi pesantren.  

RelatedPosts

Lintasarta 38 Tahun: Bisakah Beyond AI Factory Jadi Tulang Punggung Ekonomi AI Indonesia?

Pasar Property Jakarta Memasuki Fase Pertumbuhan Yang Berkelanjutan

PKP Tegaskan Pendidikan Nasional Harus Jadi Fondasi Utama Pembangunan Manusia Indonesia

“Caranya berkolaborasi dengan para pengusaha,” ucapnya.  

 Menurutnya, proses perumusan sistem kolaborasi ini nantinya akan dirumuskan dalam perhelatan ISMI di Bali ini yang berlangsung, sejak Sabtu – Minggu (22-23 Januari 2022) ini.  . 

 Ikatan saudagar muslim Indonesia sebagai penyelenggara acara memberikan perhatian khusus kepada pesantren terutama pesantren diffabel yang dikelola oleh ustadz fatchullah Akbar. 

Juliana wahid  juga menambahkan bahwa pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam yang mencetak calon – calon cendikia harus diperhatikan oleh para praktisi untuk kemudian bersinergi memajukan kualitas pesantren lewat jaringan usaha dan insfratruktur. 

 Sementara Fatchullah Akbar mewakili pesantren diffabel Jawa tengah merespon positif atas inisiasi tersebut dan siap berkolaborasi guna meningkatkan kesejahteraan para guru dan santri serta alumni pesantren diffabel atau khususnya kaum disabilitas. 

“Pesantren bagi kami adalah lembaga yang tidak hanya menaungi para santri dalam belajar namun juga menaungi para alumni atau lulusannya,” ucapnya Fatchullah. 

Menurutnya, inisiasi  ini sangat luar biasa dan harus di respon baik oleh para pengelola pesantren di indonesia tambah akbar. 

Dalam gelaran tersebut  dinyatakan juga bahwa  dalam waktu satu bulan ini,program harus segera berjalan, minimal ini akan menjadi pilot project pertama di Indonesia bahkan didunia. Yaitu kolaborasi antara lembaga pendidikan pesantren diffabel pertama dalam hal kemandirian ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan para pengajar pesantren dan alumninya juga meningkatkan insfratruktur pendukung buat para santri dengan berbasis digital. 

“Semoga dengan kerjasama ini tercipta lembaga pendidikan pesantren diffabel yang mandiri secara ekonomi dan insfratruktur tanpa harus menggantungkan kepada pemerintah,” pungkasnya. 

 

 

Tags: ISMIPesantrenSantri
ShareTweetPin

Related Posts

Lintasarta 38 Tahun: Bisakah Beyond AI Factory Jadi Tulang Punggung Ekonomi AI Indonesia?

Lintasarta 38 Tahun: Bisakah Beyond AI Factory Jadi Tulang Punggung Ekonomi AI Indonesia?

May 7, 2026
Pasar Property Jakarta Memasuki Fase Pertumbuhan Yang Berkelanjutan

Pasar Property Jakarta Memasuki Fase Pertumbuhan Yang Berkelanjutan

May 6, 2026
PKP Tegaskan Pendidikan Nasional Harus Jadi Fondasi Utama Pembangunan Manusia Indonesia

PKP Tegaskan Pendidikan Nasional Harus Jadi Fondasi Utama Pembangunan Manusia Indonesia

May 2, 2026
Wajah Bisa Dipalsukan, Uang Bisa Raib: OJK Bongkar Ancaman Deepfake yang Mengintai Bank dan Fintech RI

Wajah Bisa Dipalsukan, Uang Bisa Raib: OJK Bongkar Ancaman Deepfake yang Mengintai Bank dan Fintech RI

April 29, 2026
Saat Retail Gadget Banyak Tumbang, Mengapa Urban Republic Bisa Bertahan 10 Tahun?

Saat Retail Gadget Banyak Tumbang, Mengapa Urban Republic Bisa Bertahan 10 Tahun?

April 29, 2026
Belajar dari Mie Ayam Bintang: 5 Strategi Scale Up Bisnis Kuliner dari Gerobak ke Franchise

Belajar dari Mie Ayam Bintang: 5 Strategi Scale Up Bisnis Kuliner dari Gerobak ke Franchise

April 28, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Agar Mobil Nggak Ngambek Saat Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In