• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Monday, May 11, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Digital Life

Perkembangan Aspirasi Konsumen Asia Tenggara Membuka Era Baru Kemewahan

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
June 26, 2024
in Digital Life, Ekonomi, Feature, Tekno
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Vero, sebuah pemimpin dalam konsultan komunikasi di Asia Tenggara, merilis whitepaper terbaru yang mengungkap evolusi signifikan dalam pasar luxury di kawasan ini. Berjudul “The Emerging Codes of Luxury in Southeast Asia”, studi ini menyoroti transformasi dalam preferensi konsumen dan strategi brand untuk menarik konsumen kelas atas.

Asia Tenggara, yang kaya akan warisan budaya dan dinamika ekonomi yang berkembang pesat, telah menjadi panggung utama bagi kemewahan baru yang terdefinisi oleh nilai-nilai uniknya. Melalui kombinasi antara keinginan untuk self-expression, penghargaan terhadap warisan budaya, komitmen terhadap pertumbuhan pribadi, dan pencarian akan kesenangan dalam kehidupan sehari-hari, konsumen di wilayah ini memainkan peran sentral dalam mengubah landscape luxury global.

RelatedPosts

Mesin Penghisap Uang Rakyat

Lintasarta 38 Tahun: Bisakah Beyond AI Factory Jadi Tulang Punggung Ekonomi AI Indonesia?

Pasar Property Jakarta Memasuki Fase Pertumbuhan Yang Berkelanjutan

Menurut whitepaper ini, empat kode kemewahan utama telah teridentifikasi: Selfhood, Legacy, Betterment, dan Playfulness. Konsep-konsep ini tidak hanya mewakili aspirasi individu, tetapi juga menggambarkan pergeseran mendalam dalam bagaimana luxury didefinisikan dan dinikmati di Asia Tenggara.

“Konsumen di Asia Tenggara tidak lagi melihat luxury hanya sebagai simbol status semata, tetapi sebagai cara untuk mengekspresikan identitas pribadi mereka dengan autentisitas,” ungkap seorang ahli antropolog dari Singapura yang berkontribusi dalam penelitian ini.

Selain itu, whitepaper ini menyoroti peran penting influencer dalam membentuk persepsi konsumen terhadap luxury, dengan menekankan perlunya kolaborasi strategis antara brand dan influencer untuk menciptakan pengalaman yang bermakna dan relevan secara budaya.

Dengan pasar luxury di Asia Tenggara diprediksi akan mencapai pendapatan hingga US$16 miliar, tidak mengherankan jika brand-brand internasional dan lokal kini semakin berfokus pada inovasi produk dan pengalaman yang dapat memenuhi ekspektasi konsumen yang semakin teredukasi dan kritis.

“Dalam kota-kota besar seperti Jakarta, kami melihat tren di mana konsumen tidak hanya mempertimbangkan nilai nominal tinggi suatu produk, tetapi juga kepraktisan dan relevansinya dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari,” ungkap Ion Akhmad, seorang Co-Founder dari platform Luxina.id di Indonesia.

Bagi brand-brand yang berkeinginan untuk memperkuat posisi mereka di pasar ini, Vero merekomendasikan pendekatan yang tidak hanya inovatif tetapi juga otentik. Dengan menggunakan platform InFluent mereka, yang menawarkan metode komprehensif untuk mengelola kampanye influencer, Vero telah membantu merek-merek menavigasi lanskap yang semakin kompleks ini dengan sukses.

Untuk mendapatkan lebih banyak wawasan tentang tren dan strategi yang mendorong pasar luxury di Asia Tenggara, whitepaper “The Emerging Codes of Luxury in Southeast Asia” dapat diakses secara gratis di sini.

Dengan perkembangan yang cepat ini, masa depan luxury di Asia Tenggara menjanjikan inovasi tak terbatas dan pengalaman yang semakin mendalam bagi konsumen yang cerdas dan penuh inspirasi. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

Grafis Judi Onlien dan Dampaknya Bagi Masyarakat Indonesia

Mesin Penghisap Uang Rakyat

May 10, 2026
Lintasarta 38 Tahun: Bisakah Beyond AI Factory Jadi Tulang Punggung Ekonomi AI Indonesia?

Lintasarta 38 Tahun: Bisakah Beyond AI Factory Jadi Tulang Punggung Ekonomi AI Indonesia?

May 7, 2026
Pasar Property Jakarta Memasuki Fase Pertumbuhan Yang Berkelanjutan

Pasar Property Jakarta Memasuki Fase Pertumbuhan Yang Berkelanjutan

May 6, 2026
Kisah Cinta Habibie-Ainun Kembali Hidup di Panggung, Ada Izin Khusus untuk Dipentaskan 50 Tahun”

Kisah Cinta Habibie-Ainun Kembali Hidup di Panggung, Ada Izin Khusus untuk Dipentaskan 50 Tahun”

May 6, 2026
Tragedi Bekasi Timur Tewaskan 14 Orang, Riza Primadi Sebut Dugaan DDT Mangkrak Jadi Akar Masalah

Tragedi Bekasi Timur Tewaskan 14 Orang, Riza Primadi Sebut Dugaan DDT Mangkrak Jadi Akar Masalah

April 30, 2026
Wajah Bisa Dipalsukan, Uang Bisa Raib: OJK Bongkar Ancaman Deepfake yang Mengintai Bank dan Fintech RI

Wajah Bisa Dipalsukan, Uang Bisa Raib: OJK Bongkar Ancaman Deepfake yang Mengintai Bank dan Fintech RI

April 29, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Agar Mobil Nggak Ngambek Saat Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In