• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Sunday, June 14, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Digital Life

Perkembangan Aspirasi Konsumen Asia Tenggara Membuka Era Baru Kemewahan

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
June 26, 2024
in Digital Life, Ekonomi, Feature, Tekno
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Jakarta – Vero, sebuah pemimpin dalam konsultan komunikasi di Asia Tenggara, merilis whitepaper terbaru yang mengungkap evolusi signifikan dalam pasar luxury di kawasan ini. Berjudul “The Emerging Codes of Luxury in Southeast Asia”, studi ini menyoroti transformasi dalam preferensi konsumen dan strategi brand untuk menarik konsumen kelas atas.

Asia Tenggara, yang kaya akan warisan budaya dan dinamika ekonomi yang berkembang pesat, telah menjadi panggung utama bagi kemewahan baru yang terdefinisi oleh nilai-nilai uniknya. Melalui kombinasi antara keinginan untuk self-expression, penghargaan terhadap warisan budaya, komitmen terhadap pertumbuhan pribadi, dan pencarian akan kesenangan dalam kehidupan sehari-hari, konsumen di wilayah ini memainkan peran sentral dalam mengubah landscape luxury global.

RelatedPosts

Budi Alimuddin : Media dan Public Relations Eksperts!

PENAWARAN IKLAN

IHSG Minus 31% dan Rupiah Rp18.000: Pasar Menverdik DSI Sebelum Ujian Sesungguhnya Dimulai

Menurut whitepaper ini, empat kode kemewahan utama telah teridentifikasi: Selfhood, Legacy, Betterment, dan Playfulness. Konsep-konsep ini tidak hanya mewakili aspirasi individu, tetapi juga menggambarkan pergeseran mendalam dalam bagaimana luxury didefinisikan dan dinikmati di Asia Tenggara.

“Konsumen di Asia Tenggara tidak lagi melihat luxury hanya sebagai simbol status semata, tetapi sebagai cara untuk mengekspresikan identitas pribadi mereka dengan autentisitas,” ungkap seorang ahli antropolog dari Singapura yang berkontribusi dalam penelitian ini.

Selain itu, whitepaper ini menyoroti peran penting influencer dalam membentuk persepsi konsumen terhadap luxury, dengan menekankan perlunya kolaborasi strategis antara brand dan influencer untuk menciptakan pengalaman yang bermakna dan relevan secara budaya.

Dengan pasar luxury di Asia Tenggara diprediksi akan mencapai pendapatan hingga US$16 miliar, tidak mengherankan jika brand-brand internasional dan lokal kini semakin berfokus pada inovasi produk dan pengalaman yang dapat memenuhi ekspektasi konsumen yang semakin teredukasi dan kritis.

“Dalam kota-kota besar seperti Jakarta, kami melihat tren di mana konsumen tidak hanya mempertimbangkan nilai nominal tinggi suatu produk, tetapi juga kepraktisan dan relevansinya dalam berbagai situasi kehidupan sehari-hari,” ungkap Ion Akhmad, seorang Co-Founder dari platform Luxina.id di Indonesia.

Bagi brand-brand yang berkeinginan untuk memperkuat posisi mereka di pasar ini, Vero merekomendasikan pendekatan yang tidak hanya inovatif tetapi juga otentik. Dengan menggunakan platform InFluent mereka, yang menawarkan metode komprehensif untuk mengelola kampanye influencer, Vero telah membantu merek-merek menavigasi lanskap yang semakin kompleks ini dengan sukses.

Untuk mendapatkan lebih banyak wawasan tentang tren dan strategi yang mendorong pasar luxury di Asia Tenggara, whitepaper “The Emerging Codes of Luxury in Southeast Asia” dapat diakses secara gratis di sini.

Dengan perkembangan yang cepat ini, masa depan luxury di Asia Tenggara menjanjikan inovasi tak terbatas dan pengalaman yang semakin mendalam bagi konsumen yang cerdas dan penuh inspirasi. (EHS-01)

ShareTweetPin

Related Posts

Budi Alimuddin : Media dan Public Relations Eksperts!

June 13, 2026
PENAWARAN IKLAN

PENAWARAN IKLAN

June 13, 2026
IHSG Minus 31% dan Rupiah Rp18.000: Pasar Menverdik DSI Sebelum Ujian Sesungguhnya Dimulai

IHSG Minus 31% dan Rupiah Rp18.000: Pasar Menverdik DSI Sebelum Ujian Sesungguhnya Dimulai

June 13, 2026
500 AI Agent Siap Dikembangkan, Apakah Dunia Kerja Indonesia Sudah Siap?

500 AI Agent Siap Dikembangkan, Apakah Dunia Kerja Indonesia Sudah Siap?

June 13, 2026
Citi Masuk Era AI di Indonesia, tapi Siapa yang Diuntungkan — Bank atau Karyawan?

Citi Masuk Era AI di Indonesia, tapi Siapa yang Diuntungkan — Bank atau Karyawan?

June 11, 2026
Ketika Singapura Membangun Mesin AI di Jawa: Siapa Pemilik Masa Depan Digital Indonesia?

Ketika Singapura Membangun Mesin AI di Jawa: Siapa Pemilik Masa Depan Digital Indonesia?

June 10, 2026

POPULAR

  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profesor dan Doktor Politeknik Negeri Padang Bacakan Puisi “Kampus Limau Manis”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politeknik Negeri Padang Gelar Pelatihan IELTS, Bahasa Jepang, Mandarin, Arab, dan Prancis untuk Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Login

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In