• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Saturday, June 13, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Budaya

Cinnamon Handmade: UMKM Padang yang Mengubah Batu Akik Menjadi Perhiasan Kekinian

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
October 11, 2023
in Budaya, Ekonomi, Feature, Hiburan, Makro, Mikro, Opini, Pariwisata, Pendidikan, Ragam, Tekno
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Padang, Sumatera Barat – Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) bernama Cinnamon Handmade, yang berbasis di Padang, Sumatera Barat, telah sukses mengubah pandangan masyarakat terhadap perhiasan batu akik. Didirikan secara online pada tahun 2018 melalui platform media sosial Instagram, kini Cinnamon Handmade telah tumbuh dan berkembang, bahkan memiliki toko fisik di Jati Baru, Kota Padang, Sumatera Barat, Indonesia.

Pada awalnya, perhiasan batu akik dikenal sebagai produk yang lebih cocok bagi pria dewasa. Namun, Cinnamon Handmade, melalui kreativitas dan kerja keras para pengrajinnya, telah berhasil mengubah konsep ini. Kini, perhiasan batu akik yang mereka hasilkan telah menjadi favorit kalangan remaja.

RelatedPosts

IHSG Minus 31% dan Rupiah Rp18.000: Pasar Menverdik DSI Sebelum Ujian Sesungguhnya Dimulai

500 AI Agent Siap Dikembangkan, Apakah Dunia Kerja Indonesia Sudah Siap?

Jangan Buang Ibu Tayang Mulai 25 Juni 2026 di Bioskop Indonesia

Randa, pemilik UMKM ini, menjelaskan, “Saya mengolah batu akik yang biasanya identik dengan pria dewasa menjadi lebih modern dan sesuai dengan tren masa kini. Tujuannya adalah agar produk kami bisa diterima oleh berbagai kalangan, termasuk remaja.”

Tidak hanya perhiasan dari batu akik, Cinnamon Handmade juga memproduksi berbagai pajangan, seperti terrarium, aquascape, dan display batu mineral. Mereka memegang teguh tema “Inspired by Wildlife” sejak awal pendiriannya. Artinya, produk-produk mereka terinspirasi dari keindahan alam Indonesia, sehingga menghasilkan produk dengan keindahan yang alami. Selain itu, bahan baku yang digunakan juga ramah lingkungan, seperti kerang, kayu, dan batu.

Salah satu aspek yang menarik adalah harganya yang terjangkau. Produk-produk dari Cinnamon Handmade tersedia dalam berbagai harga, mulai dari 10 ribu hingga ratusan ribu rupiah, tergantung pada permintaan pelanggan dan jenis bahan yang digunakan. Hal ini membuat produk-produk mereka dapat diakses oleh berbagai kalangan.

Nurul Hafizah, salah satu pelanggan setia Cinnamon Handmade, berbagi, “Awalnya saya mengira batu akik hanya cocok dipakai oleh pria dewasa, tapi setelah beberapa kali mengunjungi Cinnamon Handmade, ternyata batu akik juga cocok digunakan oleh ibu-ibu dan remaja, karena desainnya yang kekinian mengikuti perkembangan zaman.”

Cinnamon Handmade telah menjadi contoh bagaimana kreativitas dan semangat pengusaha muda dapat mengubah pandangan konvensional menjadi sesuatu yang lebih modern dan inklusif. Usaha ini membuktikan bahwa keindahan alam Indonesia dapat diwujudkan dalam bentuk perhiasan dan pajangan yang menarik, dan semuanya bisa dijangkau oleh berbagai lapisan masyarakat. (SAB-02)

ShareTweetPin

Related Posts

IHSG Minus 31% dan Rupiah Rp18.000: Pasar Menverdik DSI Sebelum Ujian Sesungguhnya Dimulai

IHSG Minus 31% dan Rupiah Rp18.000: Pasar Menverdik DSI Sebelum Ujian Sesungguhnya Dimulai

June 13, 2026
500 AI Agent Siap Dikembangkan, Apakah Dunia Kerja Indonesia Sudah Siap?

500 AI Agent Siap Dikembangkan, Apakah Dunia Kerja Indonesia Sudah Siap?

June 13, 2026
Jangan Buang Ibu Tayang Mulai 25 Juni 2026 di Bioskop Indonesia

Jangan Buang Ibu Tayang Mulai 25 Juni 2026 di Bioskop Indonesia

June 12, 2026
Citi Masuk Era AI di Indonesia, tapi Siapa yang Diuntungkan — Bank atau Karyawan?

Citi Masuk Era AI di Indonesia, tapi Siapa yang Diuntungkan — Bank atau Karyawan?

June 11, 2026
Ketika Singapura Membangun Mesin AI di Jawa: Siapa Pemilik Masa Depan Digital Indonesia?

Ketika Singapura Membangun Mesin AI di Jawa: Siapa Pemilik Masa Depan Digital Indonesia?

June 10, 2026
Di Balik Janji Intelligent Core: Ketika Infrastruktur Digital Bertemu Ketimpangan Ekosistem

Di Balik Janji Intelligent Core: Ketika Infrastruktur Digital Bertemu Ketimpangan Ekosistem

June 10, 2026

POPULAR

  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profesor dan Doktor Politeknik Negeri Padang Bacakan Puisi “Kampus Limau Manis”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politeknik Negeri Padang Gelar Pelatihan IELTS, Bahasa Jepang, Mandarin, Arab, dan Prancis untuk Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Login

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In