• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Sunday, May 10, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Budaya

Rumah Puisi Taufik Ismail: Tempat Belajar Sastra Tanpa Biaya di Sumatera Barat

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
October 12, 2023
in Budaya, Digital Life, Ekonomi, Feature, Hiburan, Makro, Mikro, Nasional, Opini, Pariwisata, Pendidikan, Ragam
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, Sumatera Barat – Rumah Puisi Taufik Ismail, sebuah institusi sastra yang didirikan oleh sastrawan legendaris Indonesia, Taufik Ismail, telah menjadi tempat penting untuk pembelajaran sastra tanpa biaya. Didirikan pada tanggal 19 Desember 2008, Rumah Puisi ini terletak di Jalan Raya Padang Panjang – Bukittinggi, kilometer 6, Aia Angek, Kecamatan Sepuluh Koto, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat.

Salah satu tujuan utama pendirian Rumah Puisi ini adalah memberikan wadah bagi pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum yang tertarik untuk mendalami dan memahami ilmu sastra. Rumah Puisi ini berfungsi sebagai pusat pembelajaran sastra, dengan koleksi yang mengesankan. Di dalamnya terdapat sekitar 8 ribu karya sastra, termasuk karya-karya dari sastrawan Indonesia selain Taufik Ismail.

RelatedPosts

Mesin Penghisap Uang Rakyat

Buku sebagai Jembatan: Perpusnas dan Kedubes Korea Selatan Perkuat Diplomasi Budaya lewat Hibah 150 Koleksi Berbahasa Korea

Gelar Gala Premiere “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan” Sebuah Pengingat Bahwa Memori Bersama Orang Tersayang Tidaklah Abadi

Tessa, salah seorang pegawai Rumah Puisi Taufik Ismail, menjelaskan fasilitas yang tersedia di sana. “Kami memiliki ruang belajar, ruang diskusi, dan perpustakaan yang lengkap. Layanan Rumah Puisi tersedia dari pukul 07.00 pagi hingga 17.00 setiap hari, kecuali hari Senin saat kami tutup.” Kata Tessa, kemarin.

Konsep modern Rumah Puisi ini menggabungkan berbagai fasilitas, termasuk tempat berkumpulnya sastrawan Indonesia, sanggar sastra, dan tempat pelatihan bagi guru bahasa sastra dan Indonesia. Everlin Feliza, salah satu pengunjung, sangat menghargai fasilitas yang tersedia di sini. “Menurut saya, fasilitas yang disediakan oleh Rumah Puisi ini sangat bagus untuk kenyamanan pengunjung. Ada perpustakaan lengkap untuk mencari referensi buku, dan juga terdapat aula yang dapat digunakan untuk penyelenggaraan seminar pendidikan dan lainnya.” paparnya.

Sesuatu yang membuat Rumah Puisi Taufik Ismail sangat istimewa adalah bahwa mereka membuka pintu mereka tanpa memungut biaya masuk. Pengunjung dapat mengunjungi rumah puisi ini setiap hari, mulai dari pukul 09.00 hingga 17.00 WIB, dengan pengecualian hari Senin saat mereka tutup. Dengan adanya Rumah Puisi ini, generasi milenial dan masyarakat umum dapat menumbuhkan minat dan cinta mereka terhadap sastra, sebagaimana yang telah dilakukan oleh sastrawan Indonesia lainnya yang telah mengukir prestasi di seluruh Indonesia dan bahkan hingga ke tingkat internasional. (SAB-02)

ShareTweetPin

Related Posts

Grafis Judi Onlien dan Dampaknya Bagi Masyarakat Indonesia

Mesin Penghisap Uang Rakyat

May 10, 2026
Buku sebagai Jembatan: Perpusnas dan Kedubes Korea Selatan Perkuat Diplomasi Budaya lewat Hibah 150 Koleksi Berbahasa Korea

Buku sebagai Jembatan: Perpusnas dan Kedubes Korea Selatan Perkuat Diplomasi Budaya lewat Hibah 150 Koleksi Berbahasa Korea

May 10, 2026
Gelar Gala Premiere “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan” Sebuah Pengingat Bahwa Memori Bersama Orang Tersayang Tidaklah Abadi

Gelar Gala Premiere “Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan” Sebuah Pengingat Bahwa Memori Bersama Orang Tersayang Tidaklah Abadi

May 9, 2026
Pemerintah BPRI Danantara dan Kementrian Pertanian Dikabarkan Telah Mengalokasikan Dana Sebesar 20 Triliun untuk Membangun Ekosistim Peternak Ayam

Pemerintah BPRI Danantara dan Kementrian Pertanian Dikabarkan Telah Mengalokasikan Dana Sebesar 20 Triliun untuk Membangun Ekosistim Peternak Ayam

May 9, 2026
Lintasarta 38 Tahun: Bisakah Beyond AI Factory Jadi Tulang Punggung Ekonomi AI Indonesia?

Lintasarta 38 Tahun: Bisakah Beyond AI Factory Jadi Tulang Punggung Ekonomi AI Indonesia?

May 7, 2026
Pasar Property Jakarta Memasuki Fase Pertumbuhan Yang Berkelanjutan

Pasar Property Jakarta Memasuki Fase Pertumbuhan Yang Berkelanjutan

May 6, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Agar Mobil Nggak Ngambek Saat Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In