Jakarta, 6 September 2026 — Peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang disertai sebaran abu vulkanik membuat TransNusa Airlines menyesuaikan sejumlah jadwal penerbangannya dari dan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta (CGK) serta Bandara Internasional Radin Inten II (TKG). Penyesuaian yang mencakup penundaan dan pengalihan rute ini diambil sebagai langkah antisipatif demi menjaga keselamatan penerbangan.
Sekilas Fakta
- 2 bandara terdampak: CGK (Soekarno-Hatta) dan TKG (Radin Inten II)
- 4 opsi penanganan bagi penumpang: reschedule, reroute, refund, dan layanan darurat
- 4 lembaga yang diajak berkoordinasi: Ditjen Perhubungan Udara, AirNav Indonesia, BMKG, dan VAAC Darwin
- Call Center TransNusa: +62 21 6310 888
Keselamatan Jadi Alasan Utama Penyesuaian Jadwal
Direktur Utama TransNusa, Bayu Sutanto, menegaskan bahwa perusahaan berupaya memastikan setiap penumpang yang terdampak tetap mendapat informasi dan penanganan yang jelas di tengah situasi ini.
“TransNusa memahami bahwa penyesuaian operasional ini dapat memengaruhi rencana perjalanan penumpang. Untuk itu, perusahaan berupaya memastikan setiap penumpang yang terdampak memperoleh informasi dan penanganan yang diperlukan sesuai dengan kondisi operasional dan ketentuan yang berlaku,” ujar Bayu.
Untuk memantau perkembangan situasi, TransNusa disebutkan terus berkoordinasi dengan empat pihak: Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, AirNav Indonesia, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin. Keputusan soal penundaan, pembatalan, maupun pengalihan rute disebut selalu mengacu pada kondisi terkini di lapangan, arahan otoritas, dan regulasi keselamatan penerbangan yang berlaku.
Penerbangan 6 September Kena Dampak Langsung
Pada Minggu, 6 September 2026, sejumlah penerbangan TransNusa dari dan menuju CGK dan TKG mengalami penundaan serta pengalihan rute. Langkah ini diambil untuk menghindari area udara yang berpotensi terpapar sebaran abu vulkanik, dengan mengacu pada Notice to Airmen (NOTAM) serta arahan otoritas penerbangan terkait.
TransNusa menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang akibat perubahan jadwal tersebut, dan menyatakan penyesuaian lanjutan masih mungkin dilakukan seiring perkembangan situasi Gunung Anak Krakatau.
Empat Opsi Penanganan bagi Penumpang Terdampak
Bagi penumpang yang terkena dampak penyesuaian jadwal, TransNusa menyediakan empat jalur penanganan sesuai ketentuan yang berlaku:
- Penjadwalan ulang — pemindahan jadwal penerbangan ke tanggal lain tanpa biaya tambahan.
- Pengalihan rute — lewat bandara alternatif yang masih beroperasi normal, jika memungkinkan.
- Pengembalian dana (refund) — sesuai ketentuan yang berlaku.
- Layanan penumpang — makanan, minuman, dan akomodasi bagi penumpang yang memenuhi syarat akibat keterlambatan penerbangan.
Informasi lebih lanjut soal penanganan ini bisa diakses lewat Call Center TransNusa di +62 21 6310 888, serta lewat situs web dan kanal media sosial resmi TransNusa.
TransNusa mengusung konsep Premium Service Carrier sejak rebranding pada Februari 2024, seiring pengoperasian armada yang lebih modern dan peningkatan kualitas layanan. Berikut sejumlah data soal perjalanan maskapai ini:
- 9 September 2022 — TransNusa memperoleh Sertifikat Operator Penerbangan (Air Operator Certificate/AOC).
- 6 Oktober, 14 Oktober, dan 12 Desember 2022 — tiga pesawat Airbus A320 pertama mulai dioperasikan.
- 2023 — TransNusa memperkenalkan model bisnis baru dan menjadi maskapai Premium Service Carrier pertama di kawasan Asia Pasifik.
- 14 April 2023 — penerbangan internasional pertama TransNusa dimulai.
- Basis operasional: Jakarta dan Bali.
- Rute internasional saat ini: Singapura, Guangzhou, Kuala Lumpur, Perth, dan Bangkok.
- TransNusa tercatat sebagai maskapai Indonesia kedua yang melayani rute ke Tiongkok, sekaligus maskapai Indonesia pertama yang mengusung model bisnis Premium Service Carrier.
Tiket TransNusa dapat dipesan melalui situs resmi www.transnusa.co.id, platform agen perjalanan daring terpercaya, atau agen perjalanan resmi yang beroperasi di Singapura dan Indonesia. (Alia-Mudira)







