• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Thursday, May 7, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Berusia Setengah Abad, HIPMI Ditantang Buat Roadmap Strategi Menuju Negara Maju

Editor by Editor
March 15, 2021
in Ekonomi, Makro, Mikro, Nasional
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Makronesia.id — Saat ini Indonesia termasuk salah satu negara berkembang di dunia. Namun, Indonesia pun terus berusaha untuk menjadi salah satu negara maju di dunia dan mengejar ketertinggalan dengan berbagai strategi untuk mencapai tujuan tersebut.

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Mardani H. Maming mengatakan, para mantan ketua umum (mantum) HIPMI dari masa ke masa akan diundang oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam pertemuannya di Istana Kepresidenan. HIPMI ditantang Presiden Jokowi untuk membuat strategi pembangunan ekonomi nasional menuju negara maju di usianya yang ke 50 tahun pada 10 Juni 2022 mendatang.

RelatedPosts

Lintasarta 38 Tahun: Bisakah Beyond AI Factory Jadi Tulang Punggung Ekonomi AI Indonesia?

Pasar Property Jakarta Memasuki Fase Pertumbuhan Yang Berkelanjutan

KAI Gelar Tahlilan dan Doa Bersama untuk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

“Kalangan dunia usaha dianggap oleh Bapak Presiden Jokowi lebih lincah dan lebih flexible dalam menyusun strategi mengingat perubahan yang sangat cepat. Tujuannya untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, supaya Indonesia bisa menjadi negara maju,” ujar Maming, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (15/3/2021).

Tantangan tersebut, Maming ingin Indonesia berpotensi keluar dari jebakan negara berpendapatan menengah atau istilah lain middle income trap. Menurutnya, fenomena middle income trap sebenarnya bukan fenomena baru dalam ekonomi pembangunan, masih banyak negara-negara di dunia yang masuk kategori negara middle income trap.

“Strategi untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Indonesia harus memanfaatkan dengan meningkatkan kualitas SDM. Jika tidak, Indonesia hanya akan menjadi negara dengan banjir penduduk tapi nol kualitas,” ucapnya.

Strategi lainnya, Mantan Bupati Tanah Bumbu Kalimantan Selatan itu melanjutkan, adalah meningkatkan iklim investasi. Saat ini peranan investasi dalam perekonomian Indonesia cukup besar.

“Kemudian, strategi untuk mendorong peningkatan ilmu pengetahuan (iptek) dan inovasi untuk menciptakan produktivitas kegiatan perekonomian. Diperlukan peningkatkan investasi baik dari pemerintah maupun swasta,” ungkapnya.

Selain itu, strategi selanjutnya adalah meningkatkan pembangunan industri dimana industrialisasi ke depan harus memanfaatkan sumber daya alam (SDA) agar nilai tambahnya dapat digunakan untuk kepentingan rakyat.

“Selain itu, kemitraan strategis antara pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan ekonomi perlu dikembangkan,” tuturnya. (BA/AM)

Tags: HIPMIJokowi
ShareTweetPin

Related Posts

Lintasarta 38 Tahun: Bisakah Beyond AI Factory Jadi Tulang Punggung Ekonomi AI Indonesia?

Lintasarta 38 Tahun: Bisakah Beyond AI Factory Jadi Tulang Punggung Ekonomi AI Indonesia?

May 7, 2026
Pasar Property Jakarta Memasuki Fase Pertumbuhan Yang Berkelanjutan

Pasar Property Jakarta Memasuki Fase Pertumbuhan Yang Berkelanjutan

May 6, 2026
KAI Gelar Tahlilan dan Doa Bersama untuk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

KAI Gelar Tahlilan dan Doa Bersama untuk Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

May 4, 2026
PKP Tegaskan Pendidikan Nasional Harus Jadi Fondasi Utama Pembangunan Manusia Indonesia

PKP Tegaskan Pendidikan Nasional Harus Jadi Fondasi Utama Pembangunan Manusia Indonesia

May 2, 2026
Tragedi Bekasi Timur Tewaskan 14 Orang, Riza Primadi Sebut Dugaan DDT Mangkrak Jadi Akar Masalah

Tragedi Bekasi Timur Tewaskan 14 Orang, Riza Primadi Sebut Dugaan DDT Mangkrak Jadi Akar Masalah

April 30, 2026
Wajah Bisa Dipalsukan, Uang Bisa Raib: OJK Bongkar Ancaman Deepfake yang Mengintai Bank dan Fintech RI

Wajah Bisa Dipalsukan, Uang Bisa Raib: OJK Bongkar Ancaman Deepfake yang Mengintai Bank dan Fintech RI

April 29, 2026

POPULAR

  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • LindungiHutan Dorong Aksi Nyata untuk Lingkungan di Hari Bumi 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mudik Tanpa Drama: 7 Tips Agar Mobil Nggak Ngambek Saat Lebaran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
    • Tentang Kami

© 2025 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In