Jakarta, Makronesia.id, (11/5) — Maybank Indonesia mengingatkan masyarakat untuk mulai melakukan “reality check” kondisi keuangan memasuki pertengahan 2026. Soalnya, di tengah ekonomi yang serba dinamis, pengeluaran sering naik pelan-pelan tanpa terasa. Mulai dari kebutuhan mendadak, gaya hidup, sampai tagihan kecil yang diam-diam numpuk seperti tab browser tengah malam. Kalau dibiarkan, target finansial akhir tahun bisa tiba-tiba buyar di tengah jalan.
Head of Wealth Management Maybank Indonesia, Aliang Sumitro mengatakan, menjaga kesehatan finansial sekarang bukan cuma soal punya uang cadangan, tapi juga soal strategi bertahan di situasi yang cepat berubah. “Dalam kondisi yang dinamis, likuiditas bukan hanya soal ketersediaan dana, tetapi fondasi untuk menjaga stabilitas sekaligus membuka ruang pertumbuhan aset,” ujar Aliang. Menurutnya, evaluasi rutin penting agar cash flow tetap aman dan tujuan finansial tidak berubah jadi sekadar wishlist tahunan.
Ada lima hal yang disarankan untuk dicek ulang di pertengahan tahun ini. Pertama, pastikan cash flow masih sehat dan pengeluaran tidak lebih galak dari pemasukan. Kedua, dana darurat tetap standby minimal tiga sampai enam bulan kebutuhan rutin. Ketiga, mulai audit pengeluaran “receh tapi ganas” seperti subscription yang lupa dicancel atau impulsive checkout saat insomnia. Keempat, cek lagi progres tabungan dan investasi. Dan terakhir, jangan gengsi buat mengubah strategi keuangan kalau kondisi hidup ikut berubah.
Pandangan ini juga sejalan dengan berbagai studi global. Riset dari Journal of Consumer Research menyebut evaluasi finansial berkala membantu orang lebih sadar dalam mengambil keputusan belanja dan mengurangi perilaku konsumtif impulsif. Sementara Harvard Business Review menilai fleksibilitas strategi keuangan menjadi “tameng” penting menghadapi tekanan ekonomi yang tidak pasti. Dalam bahasa sederhana: jangan keras kepala pakai strategi lama untuk kondisi hidup yang sudah beda season.
Melalui layanan wealth management, Maybank Indonesia juga menghadirkan berbagai solusi investasi mulai dari reksa dana, obligasi, hingga bancassurance untuk membantu nasabah menjaga target finansial tetap waras dan realistis. Komitmen itu ikut diperkuat lewat penghargaan Indonesia’s Best for Premier Banking dalam Euromoney Private Banking Awards 2026. “Akhir semester satu dapat menjadi momentum yang tepat untuk memastikan setiap langkah finansial tetap mengarah pada tujuan yang ingin dicapai di akhir tahun,” tutup Aliang.(Alia-mudira)







