• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Sunday, November 1, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Salah Rute Jadi Biaya Tersembunyi Ekonomi Jalanan

Salah Rute Bisa Gerus Pendapatan, Studi Ungkap Ketergantungan Pengendara Motor RI pada GPS

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
May 13, 2026
in Ekonomi
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Makronesia.id, JAKARTA — Di tengah padatnya lalu lintas perkotaan dan tingginya mobilitas masyarakat, sistem navigasi digital kini bukan lagi sekadar fitur tambahan bagi pengendara motor di Indonesia. Aplikasi penunjuk arah berubah menjadi alat penting untuk menjaga efisiensi waktu, produktivitas, hingga kestabilan pendapatan harian.

Studi terbaru dari HERE Technologies⁠� mengungkap Indonesia menjadi salah satu negara di Asia Pasifik dengan tingkat ketergantungan tertinggi terhadap sistem navigasi roda dua. Temuan ini memperlihatkan bagaimana teknologi pemetaan kini punya pengaruh langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor informal seperti ojek online dan layanan pengiriman.

RelatedPosts

Rupiah Rp18.183 Rekor Terlemah, The Fed Tahan Bunga: Drama Sebenarnya Baru Mulai Desember

Darmawan Prasodjo Tinggalkan Kursi Dirut PLN, Apa Warisannya bagi Listrik Indonesia?

Cara Bikin QRIS untuk Warung, Cukup Pakai HP dan KTP

Dalam laporan bertajuk Inside the Two-Wheeler Landscape in APAC: Key Trends and Rider Behaviors, sebanyak 96% responden Indonesia menggunakan motor untuk aktivitas sehari-hari. Hampir separuhnya mengaku rutin memakai aplikasi navigasi untuk menghindari kemacetan, memangkas waktu perjalanan, dan menjaga ritme kerja tetap efisien.

Secara ekonomi makro, kondisi ini menunjukkan bahwa efisiensi mobilitas kini menjadi bagian penting dari produktivitas perkotaan. Ketika pengendara salah mengambil rute, dampaknya bukan hanya keterlambatan pribadi, tetapi juga memicu pemborosan bahan bakar, menurunkan jumlah order yang bisa diselesaikan, hingga mengurangi perputaran ekonomi harian.

Masalah tersebut terasa nyata bagi pekerja berbasis mobilitas seperti pengemudi ojek online dan kurir instan. Dalam sistem ekonomi digital yang bergerak cepat, selisih beberapa menit perjalanan dapat memengaruhi jumlah penghasilan yang diterima dalam sehari.

Studi menemukan tiga persoalan utama yang paling sering dikeluhkan pengguna navigasi di Indonesia, yakni estimasi waktu tiba yang tidak akurat, rekomendasi rute yang kurang optimal, dan saran jalan pintas yang dianggap berisiko bagi keselamatan pengendara.

“Bagi pengendara di Indonesia, setiap keterlambatan perjalanan dampaknya bisa berlipat,” ujar Abhijit Sengupta.

Menurutnya, kendaraan roda dua di Indonesia bukan hanya alat transportasi, tetapi sudah menjadi tulang punggung aktivitas ekonomi masyarakat sehari-hari.

Fenomena ini juga memperlihatkan perubahan perilaku masyarakat urban Gen Z yang semakin bergantung pada teknologi berbasis data real-time. Pengguna kini tidak hanya mencari rute tercepat, tetapi juga jalur yang lebih aman, stabil, dan bisa diprediksi.

Sebanyak 31% responden menginginkan rekomendasi rute yang lebih aman, 22% membutuhkan pengalihan rute instan saat kondisi jalan berubah, dan 21% berharap aplikasi navigasi mampu mengatur beberapa destinasi sekaligus dalam satu perjalanan.

Di sisi lain, fitur petunjuk arah suara menjadi yang paling diminati dengan angka 67%. Fitur ini dianggap membantu pengendara tetap fokus di tengah kondisi lalu lintas yang padat dan kompleks.

Tak hanya soal arah jalan, faktor keamanan juga mulai menjadi perhatian utama. Lebih dari separuh responden menginginkan fitur peringatan pencurian kendaraan dan pemantauan performa motor secara real-time.

Meski masih menghadapi sejumlah tantangan, tingkat kepuasan pengendara motor Indonesia terhadap sistem navigasi tergolong tinggi. Indonesia mencatat skor kepuasan rata-rata 8,18 dan masuk dalam daftar negara dengan pengalaman berkendara roda dua terbaik di Asia Pasifik.

Riset ini melibatkan lebih dari 2.400 responden dari Indonesia, India, Jepang, Thailand, Vietnam, dan Tiongkok. Temuan tersebut memperlihatkan bahwa teknologi navigasi kini telah menjadi bagian penting dari infrastruktur ekonomi digital masyarakat modern.

 

Tags: aplikasi navigasiekonomi digitalekonomi makroGPS motorHERE Technologieskurir onlinemobilitas urbanOjolpengendara motor Indonesiateknologi transportasi
ShareTweetPin

Related Posts

Rupiah Rp18.183 Rekor Terlemah, The Fed Tahan Bunga: Drama Sebenarnya Baru Mulai Desember

Rupiah Rp18.183 Rekor Terlemah, The Fed Tahan Bunga: Drama Sebenarnya Baru Mulai Desember

October 29, 2026
diambil dari pikiran Rakyat

Darmawan Prasodjo Tinggalkan Kursi Dirut PLN, Apa Warisannya bagi Listrik Indonesia?

October 16, 2026
Cara Bikin QRIS untuk Warung, Cukup Pakai HP dan KTP

Cara Bikin QRIS untuk Warung, Cukup Pakai HP dan KTP

October 16, 2026
Pembayaran digital semakin menjadi bagian dari aktivitas ekonomi sehari-hari masyarakat Indonesia. QRIS kini menjangkau puluhan juta merchant, mayoritas merupakan pelaku UMKM.

Dari Warung Kampung ke Portofolio Saham: Ponsel Mengubah Cara Indonesia Berdagang dan Berinvestasi

October 16, 2026
Saldo Tabungan Kecil Menyusut 45%, “Mantab” Jadi Perdebatan: LPS Membantah, Perbanas dan Ekonom Menyanggah

Saldo Tabungan Kecil Menyusut 45%, “Mantab” Jadi Perdebatan: LPS Membantah, Perbanas dan Ekonom Menyanggah

October 8, 2026
Literasi Keuangan Naik, Jurang Kota-Desa Masih Ada: 5 Langkah Mengatur Uang demi Capai Tujuan Hidup

Literasi Keuangan Naik, Jurang Kota-Desa Masih Ada: 5 Langkah Mengatur Uang demi Capai Tujuan Hidup

October 8, 2026

POPULAR

  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profesor dan Doktor Politeknik Negeri Padang Bacakan Puisi “Kampus Limau Manis”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politeknik Negeri Padang Gelar Pelatihan IELTS, Bahasa Jepang, Mandarin, Arab, dan Prancis untuk Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Login

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In