• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Saturday, October 31, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Ekonomi

BNI Kembali ke Megamendung, Bantu Kelompok Tani Bangun Ekowisata

Editor by Editor
November 14, 2021
in Ekonomi, Makro, Mikro, Pariwisata
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Bogor, Makronesia.id — Sukses turut serta menghutankan kembali lahan kering dan kritis seluas 22 hektar di Kawasan Megamendung, Bogor, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kembali memberikan dukungan pada Hutan Organik Megamendung. Kali ini, BNI menyalurkan bantuan berupa penguatan kapasitas Kelompok Tani Hutan Organik Megamendung untuk membangun ekowisata.

Corporate Secretary BNI Mucharom menuturkan, dukungan BNI terhadap Hutan Organik Megamendung adalah sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia dalam mengendalikan perubahan iklim melalui Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa 2021 ke-26 atau COP26. Langkah BNI ini pun searah dengan program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang terus mendorong pelaku industri perbankan untuk melaksanakan kebijakan keuangan berkelanjutan untuk mendukung ekonomi hijau.

RelatedPosts

Rupiah Rp18.183 Rekor Terlemah, The Fed Tahan Bunga: Drama Sebenarnya Baru Mulai Desember

Darmawan Prasodjo Tinggalkan Kursi Dirut PLN, Apa Warisannya bagi Listrik Indonesia?

Cara Bikin QRIS untuk Warung, Cukup Pakai HP dan KTP

“BNI tidak ketinggalan dalam menerapkan prinsip keuangan berkelanjutan dengan 3 Pilar SGDs yaitu pilar ekonomi, sosial dan lingkungan baik dari sisi bisnis maupun program pemberdayaannya,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini, Mucharom menuturkan perseroan mendorong masyarakat untuk lebih menjaga kelestarian lingkungan sambil tetap mengoptimalkan potensi ekonomi dengan membuat ekowisata.

“Kami harap dengan komitmen pemberdayaan hutan ini dapat lebih lestari, dan masyarakat dapat mengoptimalkan potensi ekonominya,” tuturnya.

Selain memberikan bantuan kelengkapan sarana pendukung Ekowisata, sebelumnya BNI juga telah memberikan bantuan berupa pemberian 15.000 bibit pohon, pembangunan pusat pembibitan, penanaman pohon dengan Geo-tagging, hingga pemeliharaan tanaman hingga tumbuh besar. Bantuan BNI ini tertanam dalam belasan ribu pohon yang kini tumbuh di lahan Hutan Organik Megamendung yang memiliki luas 22 hektar. Pada perayaan HUT ke – 75 pada Juli 2021 lalu, BNI pun menggerakan seluruh BNI Hi-Movers untuk menanam 7.500 pohon secara serentak.

Kini, bantuan BNI menyentuh daya tarik Hutan Organik lainnya, yaitu keindahan alamnya untuk menjadi inti Ekowisata. Ini sejalan dengan animo masyarakat saat ini yang sangat tinggi dalam mengunjungi lokasi – lokasi wisata berbasis alam.

“Pandemi ini mengubah preferensi wisata masyarakat menjadi lebih hijau. Ini akan menjadi potensi sangat baik bagi masyarakat sekitar hutan organik untuk mengembangkan wisata serta usaha-usaha kecil yang menarik lainnya,” sebutnya.

 

Pengembangan ekowisata bukanlah hal yang mengada – ada mengingat Kawasan Hutan Organik Megamendung memiliki salah satu dari daya tarik wisata berbasis alam, yaitu Attraction. Daya Tarik tersebut adalah alam itu sendiri, dimana Hutan Organik Megamendung memiliki beberapa spot yang menyajikan pemandangan indah dan udara segar untuk dijadikan tujuan ekowisata.

Namun, untuk menjadikan ekowisata Hutan Organik Megamendung ini matang, masih terdapat dua faktor pendukung lainnya yang belum dimiliki oleh Kawasan hijau ini, yaitu factor Amenitas dan Aksesibilitas. Kedua factor inilah yang coba dibantu oleh BNI.

Bantuan Pengembangan Ekowisata di Hutan Organik Megamendung secara simbolik disampaikan oleh perwakilan BNI kepada perwakilan Kelompok Tani setempat di Megamendung, Sabtu (13 November 2021).

Lebih lanjut, Mucharom menuturkan program pemberdayaan ini ke depannya akan berlanjut ke pengembangan bisnis mikro. BNI memiliki program baik terkait subsidi maupun non subsidi yang kompetitif untuk membantu pengembangan ekonomi masyarakat di Hutan Organik.

“Jika ada produk kerajinan yang menarik dari Hutan Organik Mega Mendjng ini, kami tentu sebagai bank global akan bantu mencarikan potensi ekspornya,” imbuh Mucharom.

Pengelola Hutan Organik Megamendung Yuhan Subrata menuturkan, pengembangan Ekowisata diharapkan akan menarik lebih banyak lagi kehadiran masyarakat yang ingin mengetahui pengelolaan sebuah lahan kritis hingga menjadi kawasan hijau. Masyarakat perlu diedukasi tentang pentingnya lahan hijau yang mampu menahan air.

“Jika 1 pohon saja bisa menahan sekitar 20 liter air, bayangkan berapa banyak air yang dapat kita tahan dari lahan hutan 22 hektar ini yang didalamnya terdapat hingga 1.500 pohon. Banyak sekali air yang dapat ditahan untuk tidak membanjiri Ibukota Jakarta,” ujar Yuhan.

Teknologi Ramah Lingkungan

Lebih jauh Yuhan menuturkan, dalam memperluas kawasan hijau, pihaknya mengembangkan teknologi ramah lingkungan yang mampu mendistribusikan air ke lahan – lahan yang masih kritis tanpa menggunakan bahan bakar minyak (BBM) atau listrik. Teknologi ini diterapkan pada hidran pendistribusi air di Hutan Organik Megamendung.

Sistem ini mengandalkan pompa mekanik sederhana yang dapat mengalirkan air ke dataran lebih tinggi. Sistem ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan air petani yang terus melakukan penghijauan di kisaran hutan organik.

“Nama sistemnya adalah pompa hidran tanpa bahan bakar minyak. Jika kebutuhan air terpenuhi, maka akan banyak fasilitas yang dapat kami bangun lagi ke depannya,” sebutnya.

Pihaknay kata Yuhan sangat mengapresiasi BNI karena dukungannya yang tak pernah berhenti kepada Hutan Organik Megamendung.

Dengan dana pemberdayaan eko wisata, Yuhan optimistis dapat membawa pengunjung serta menciptakan daerah ekonomi baru yang mampu membantu kelestarian wisata sekaligus ekonomi masyarakat.  “Kami percaya kelestarian lingkungan dapat sejalan dengan kesejahteraan masyarakat. BNI pun tak pernah berhenti dalam mendukung kami untuk mewujudkan hal tersebut,” imbuhnya. (BA/AM)

 

Tags: BNIBogorMegamendungPT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
ShareTweetPin

Related Posts

Rupiah Rp18.183 Rekor Terlemah, The Fed Tahan Bunga: Drama Sebenarnya Baru Mulai Desember

Rupiah Rp18.183 Rekor Terlemah, The Fed Tahan Bunga: Drama Sebenarnya Baru Mulai Desember

October 29, 2026
diambil dari pikiran Rakyat

Darmawan Prasodjo Tinggalkan Kursi Dirut PLN, Apa Warisannya bagi Listrik Indonesia?

October 16, 2026
Cara Bikin QRIS untuk Warung, Cukup Pakai HP dan KTP

Cara Bikin QRIS untuk Warung, Cukup Pakai HP dan KTP

October 16, 2026
Pembayaran digital semakin menjadi bagian dari aktivitas ekonomi sehari-hari masyarakat Indonesia. QRIS kini menjangkau puluhan juta merchant, mayoritas merupakan pelaku UMKM.

Dari Warung Kampung ke Portofolio Saham: Ponsel Mengubah Cara Indonesia Berdagang dan Berinvestasi

October 16, 2026
Saldo Tabungan Kecil Menyusut 45%, “Mantab” Jadi Perdebatan: LPS Membantah, Perbanas dan Ekonom Menyanggah

Saldo Tabungan Kecil Menyusut 45%, “Mantab” Jadi Perdebatan: LPS Membantah, Perbanas dan Ekonom Menyanggah

October 8, 2026
Literasi Keuangan Naik, Jurang Kota-Desa Masih Ada: 5 Langkah Mengatur Uang demi Capai Tujuan Hidup

Literasi Keuangan Naik, Jurang Kota-Desa Masih Ada: 5 Langkah Mengatur Uang demi Capai Tujuan Hidup

October 8, 2026

POPULAR

  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profesor dan Doktor Politeknik Negeri Padang Bacakan Puisi “Kampus Limau Manis”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politeknik Negeri Padang Gelar Pelatihan IELTS, Bahasa Jepang, Mandarin, Arab, dan Prancis untuk Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Login

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In