• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Saturday, October 31, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Berita

Chanté Catat Pertumbuhan Signifikan di Ramadan 2026, Brand Modest Wear Lokal Perkuat Strategi Digital di Shopee

Editor by Editor
March 3, 2026
in Berita, Digital Life, Ekonomi, Feature, Headline, Makro, Mikro, Ragam
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Momentum Ramadan kembali menjadi penggerak utama industri modest fashion nasional. Di tengah perubahan preferensi konsumen yang semakin selektif terhadap kualitas dan desain timeless, brand lokal Chanté menunjukkan pertumbuhan bisnis yang konsisten dengan mengandalkan diferensiasi produk dan optimalisasi ekosistem digital.

Didirikan pada 2023 oleh aktris Citra Kirana, Chanté berkembang dari tim kecil berisi tiga orang menjadi organisasi dengan 19 tim inti dan lebih dari 100 pekerja produksi lokal. Dalam kurun waktu kurang dari tiga tahun, brand ini telah menghadirkan puluhan SKU aktif dan melayani ribuan pelanggan di berbagai wilayah Indonesia.

RelatedPosts

Secangkir kopi kekinian pun lebih mahal. Rp49.000 sebulan, PS5 kamu kini bisa jadi bioskop anime tanpa iklan.

Rupiah Rp18.183 Rekor Terlemah, The Fed Tahan Bunga: Drama Sebenarnya Baru Mulai Desember

“Saya Koordinasikan Dulu, Ya”: Kalimat Paling Sopan untuk Mengaku Tak Berdaya

Ramadan 2026 menjadi fase penting dalam ekspansi Chanté. Brand ini meluncurkan koleksi eksklusif Memoir Lane yang dipasarkan secara khusus melalui kampanye Big Ramadan Sale 2026 di Shopee. Langkah ini memperkuat strategi distribusi digital sekaligus memanfaatkan momentum belanja musiman yang secara historis menjadi puncak transaksi fesyen.

Menurut Citra Kirana, pertumbuhan Chanté tidak semata didorong oleh faktor musiman, melainkan oleh perubahan perilaku konsumen. “Perempuan modern semakin mindful dalam memilih busana. Mereka mencari kualitas material, potongan yang rapi, dan warna yang fleksibel untuk berbagai suasana. Kami merespons kebutuhan itu dengan koleksi yang relevan, bukan sekadar mengikuti tren,” ujar Citra Kirana.

Secara industri, Ramadan memang menjadi katalis signifikan bagi sektor modest fashion. Pola konsumsi menunjukkan peningkatan pembelian busana keluarga menjelang Idulfitri, terutama untuk kategori dress, set, dan kemeja pria. Chanté memanfaatkan momentum ini dengan menghadirkan koleksi keluarga dalam satu palet warna signature French Taupe, rona netral yang elegan dan mudah dipadukan.

Strategi diferensiasi Chanté bertumpu pada tiga aspek: konsistensi karakter brand, kualitas material, dan penguatan kanal digital. Melalui fitur seperti Shopee Live, Shopee Video, serta program afiliasi, brand ini mampu memperluas jangkauan audiens sekaligus meningkatkan konversi penjualan secara signifikan.

Momentum kampanye angka kembar di Shopee tercatat mendorong lonjakan pesanan hingga tiga sampai empat kali lipat dibanding hari biasa. Bahkan pada kampanye Ramadan tahun sebelumnya, volume transaksi meningkat hingga enam kali lipat sepanjang periode promosi. Capaian ini menjadi indikator kuat bahwa integrasi antara produk yang relevan dan strategi digital yang tepat mampu menghasilkan pertumbuhan berkelanjutan.

Dari sisi operasional, peningkatan permintaan turut berdampak pada kapasitas produksi dan penyerapan tenaga kerja. Lebih dari 100 pekerja produksi lokal terlibat dalam proses manufaktur, mencerminkan kontribusi brand terhadap pemberdayaan ekonomi skala kecil dan menengah. Ekspansi ini juga menunjukkan bahwa brand modest wear lokal memiliki daya saing kuat di tengah kompetisi pasar yang semakin ketat.

Koleksi Memoir Lane sendiri dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen selama Ramadan hingga Idulfitri. Siluet yang ringan, potongan terstruktur, serta material breathable menjadi fokus utama, mengakomodasi mobilitas tinggi selama bulan suci. Produk mencakup lini perempuan, pria, dan anak, memungkinkan keluarga tampil serasi tanpa kehilangan karakter individual.

Dalam lanskap industri yang bergerak cepat, Chanté mengambil pendekatan berbeda. Alih-alih mengejar volume semata, brand ini membangun positioning sebagai modest wear dengan sentuhan minimalis dan kualitas premium yang terjangkau. Pendekatan ini sejalan dengan tren konsumen yang semakin mengutamakan value dibanding sekadar harga.

“Pertumbuhan bagi kami bukan hanya soal angka penjualan. Ini tentang membangun sistem yang berkelanjutan, dari produksi, distribusi, hingga hubungan jangka panjang dengan pelanggan,” tambah Citra.

Kolaborasi dengan Shopee dalam kampanye Big Ramadan Sale 2026 menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat eksistensi di ranah e-commerce. Dengan dukungan fitur promosi dan interaksi digital, Chanté optimistis dapat terus meningkatkan penetrasi pasar serta memperluas basis pelanggan di luar kota-kota besar.

Ramadan 2026 bukan sekadar musim penjualan bagi Chanté, melainkan momentum konsolidasi bisnis. Di tengah kompetisi brand global dan lokal, Chanté membuktikan bahwa diferensiasi karakter, kualitas produk, serta strategi digital yang terukur dapat menjadi fondasi pertumbuhan yang solid di industri modest fashion Indonesia. (Ian.AF)

Tags: Digital LifefashionModeRamadanShopeeUMKM
ShareTweetPin

Related Posts

Secangkir kopi kekinian pun lebih mahal. Rp49.000 sebulan, PS5 kamu kini bisa jadi bioskop anime tanpa iklan.

Secangkir kopi kekinian pun lebih mahal. Rp49.000 sebulan, PS5 kamu kini bisa jadi bioskop anime tanpa iklan.

October 29, 2026
Rupiah Rp18.183 Rekor Terlemah, The Fed Tahan Bunga: Drama Sebenarnya Baru Mulai Desember

Rupiah Rp18.183 Rekor Terlemah, The Fed Tahan Bunga: Drama Sebenarnya Baru Mulai Desember

October 29, 2026
“Saya Koordinasikan Dulu, Ya”: Kalimat Paling Sopan untuk Mengaku Tak Berdaya

“Saya Koordinasikan Dulu, Ya”: Kalimat Paling Sopan untuk Mengaku Tak Berdaya

October 19, 2026
Masjid Apung An-Nur Resmi Dibuka, Warga Bisa Masuk Ancol Gratis hingga 11 Desember

Masjid Apung An-Nur Resmi Dibuka, Warga Bisa Masuk Ancol Gratis hingga 11 Desember

October 16, 2026
Dari TikTok, QRIS sampai AI: Indonesia Ngebut Digital, Warganya Sudah Siap?

Dari TikTok, QRIS sampai AI: Indonesia Ngebut Digital, Warganya Sudah Siap?

October 16, 2026
diambil dari pikiran Rakyat

Darmawan Prasodjo Tinggalkan Kursi Dirut PLN, Apa Warisannya bagi Listrik Indonesia?

October 16, 2026

POPULAR

  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profesor dan Doktor Politeknik Negeri Padang Bacakan Puisi “Kampus Limau Manis”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politeknik Negeri Padang Gelar Pelatihan IELTS, Bahasa Jepang, Mandarin, Arab, dan Prancis untuk Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Login

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In