• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Monday, November 2, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Digital Life

Di Tengah WFH, Anak 10 Tahun Asah Kreativitas dan Buat Konten Informasi Covid-19 Secara Otodidak

Editor by Editor
April 18, 2020
in Digital Life, Nasional, Tekno
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, Makronesia.id — Persebaran wabah Covid-19 yang masif dan cepat membuat pemerintah harus sigap, efektif, dan efisien dalam melakukan komunikasi, sehingga publik lebih peduli dan waspada terhadap pandemik global yang sedang terjadi. Akan tetapi, di balik sebuah rintangan atau krisis pasti terdapat sisi positif dan hikmah yang dapat kita ambil.

Seperti apa yang dialami oleh seorang anak berumur 10 tahun bernama Shafira yang menemukan bakat terpendamnya. Berawal saat Shafira beberapa kali menemani sang Ibu, dr. Rose yang sedang menyiapkan konten informasi seputar Covid-19 bersumber dari World Health Organization (WHO) dan Centers for Disease and Prevention (CDC) selama bekerja dari rumah.

RelatedPosts

Secangkir kopi kekinian pun lebih mahal. Rp49.000 sebulan, PS5 kamu kini bisa jadi bioskop anime tanpa iklan.

Dari TikTok, QRIS sampai AI: Indonesia Ngebut Digital, Warganya Sudah Siap?

Darmawan Prasodjo Tinggalkan Kursi Dirut PLN, Apa Warisannya bagi Listrik Indonesia?

“Ketika ada himbauan work from home imbas terus meningkatnya kasus positif Covid-19, saya membuat konten informasi dari WHO dan CDC untuk media sosial. Infografisnya dibuat dengan animasi atau kartun agar menarik dan mudah dimengerti oleh semua usia. Saat itu anak kami Shafira mulai memberikan beberapa ide dan masukan,” ujar dr. Rose pada keterangannya di Jakarta (17/4).

Fungsionaris Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bidang Ketenagakerjaan, Vokasi, dan Kesehatan tersebut mengatakan Shafira akhirnya terlibat aktif dalam pembuatan konten termasuk pengisian suara dan untuk melakukan kegiatan ini dengan gembira. Rose mengaku sebelumnya bakat anaknya tidak diketahui, namun Shafira memang sering menonton video animasi anak dari platform Youtube.

“Lama-lama Shafira ikut membantu membuat konten animasinya sendiri, bahkan juga mengisi suaranya. Awalnya kami tidak tahu bakat ini, Shafira memang sering menonton video animasi anak dari Youtube. Karena harus stay di rumah, dia mulai mengasah kreativitasnya dan belajar secara otodidak. Menurut saya ini adalah salah satu sisi positif dari himbauan untuk tetap di rumah,” tambahnya.

Menurut Rose hal ini sangat membanggakan bagi dirinya dan keluarga. Terlebih apa yang dilakukan Shafira menjadi bentuk kontribusi yang bisa dilakukan oleh seorang anak berumur 10 tahun bagi Indonesia, dengan turut membantu dalam pembuatan konten informasi penting seputar Covid-19.

“Tentu kami sangat bangga dengan apa yang dilakukan Shafira. Di samping bakat terpendam yang ia miliki, konten seputar Covid-19 yang Shafira bantu buat adalah bentuk kontribusinya bagi Indonesia. Mari kita semua turut membantu pemerintah melawan Covid-19 dengan melakukan physical distancing, dan tentunya berdoa agar pandemik ini segera berakhir,” tutupnya. (BA/AM)

ShareTweetPin

Related Posts

Secangkir kopi kekinian pun lebih mahal. Rp49.000 sebulan, PS5 kamu kini bisa jadi bioskop anime tanpa iklan.

Secangkir kopi kekinian pun lebih mahal. Rp49.000 sebulan, PS5 kamu kini bisa jadi bioskop anime tanpa iklan.

October 29, 2026
Dari TikTok, QRIS sampai AI: Indonesia Ngebut Digital, Warganya Sudah Siap?

Dari TikTok, QRIS sampai AI: Indonesia Ngebut Digital, Warganya Sudah Siap?

October 16, 2026
diambil dari pikiran Rakyat

Darmawan Prasodjo Tinggalkan Kursi Dirut PLN, Apa Warisannya bagi Listrik Indonesia?

October 16, 2026
Cara Bikin QRIS untuk Warung, Cukup Pakai HP dan KTP

Cara Bikin QRIS untuk Warung, Cukup Pakai HP dan KTP

October 16, 2026
Pembayaran digital semakin menjadi bagian dari aktivitas ekonomi sehari-hari masyarakat Indonesia. QRIS kini menjangkau puluhan juta merchant, mayoritas merupakan pelaku UMKM.

Dari Warung Kampung ke Portofolio Saham: Ponsel Mengubah Cara Indonesia Berdagang dan Berinvestasi

October 16, 2026
Saldo Tabungan Kecil Menyusut 45%, “Mantab” Jadi Perdebatan: LPS Membantah, Perbanas dan Ekonom Menyanggah

Saldo Tabungan Kecil Menyusut 45%, “Mantab” Jadi Perdebatan: LPS Membantah, Perbanas dan Ekonom Menyanggah

October 8, 2026

POPULAR

  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profesor dan Doktor Politeknik Negeri Padang Bacakan Puisi “Kampus Limau Manis”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politeknik Negeri Padang Gelar Pelatihan IELTS, Bahasa Jepang, Mandarin, Arab, dan Prancis untuk Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Login

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In