• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Sunday, November 1, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Berita

Warga Desak Penutupan Party Station Hotel Kartika One, Polisi Tegaskan Penyelesaian Lewat Jalur Mediasi dan Hukum

Editor by Editor
February 3, 2026
in Berita, Nasional
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter


Jakarta Selatan — Gelombang penolakan warga terhadap operasional party station di Hotel Kartika One, Lenteng Agung, Kelurahan Srengseng Sawah, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, kembali menguat Aksi damai yang digelar pada Jumat malam (30/1/2026) sekitar pukul 20.00 WIB berlangsung tertib dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.

Ratusan warga turun ke lokasi untuk menyuarakan tuntutan tegas, yakni penutupan permanen tempat hiburan tersebut yang dinilai telah merusak ketenteraman lingkungan, nilai sosial, serta ketertiban masyarakat.

RelatedPosts

Darmawan Prasodjo Tinggalkan Kursi Dirut PLN, Apa Warisannya bagi Listrik Indonesia?

Dari komika ke Drama Benidictus Siregar Jadi Pria Kehilangan Arah di Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati

Saldo Tabungan Kecil Menyusut 45%, “Mantab” Jadi Perdebatan: LPS Membantah, Perbanas dan Ekonom Menyanggah

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, S.H., menegaskan bahwa kepolisian hadir untuk memastikan stabilitas keamanan serta mencegah terjadinya potensi gangguan kamtibmas selama aksi berlangsung.

“Tugas kami memastikan keamanan. Aksi berjalan aman, tertib, dan tidak terjadi gangguan keamanan, Setelah kegiatan selesai, situasi tetap kondusif,” tegasnya.

Ia menyampaikan bahwa seluruh tuntutan dan aspirasi warga telah disampaikan kepada pihak terkait, Namun penyelesaian persoalan tersebut tidak bisa dilakukan secara sepihak.

Kepolisian, lanjut Kompol Nurma, akan menempuh mekanisme dialog dan mediasi resmi sebagai jalur utama penyelesaian konflik antara warga dan pihak manajemen.

“Penyelesaian harus melalui mediasi, Warga dan manajemen harus duduk bersama,Tidak boleh ada keputusan sepihak, semua harus ditempuh melalui proses dialog yang sah dan berkeadilan,” ujarnya.

Terkait pelaksanaan aksi pada malam hari, pihak kepolisian menilai hal tersebut memiliki potensi mengganggu aktivitas publik dan lalu lintas,Meski demikian hak konstitusional warga dalam menyampaikan pendapat tetap dijamin dan dikawal oleh aparat.

Pengamanan dilakukan oleh personel gabungan dari Polsek Jagakarsa, Polres Metro Jakarta Selatan, dan Polda Metro Jaya, dengan kekuatan sekitar 50 personel, sementara jumlah massa diperkirakan mencapai sekitar 300 orang.

Menanggapi tuntutan penutupan permanen party station, Kompol Nurma Dewi menegaskan bahwa negara hadir melalui mekanisme hukum dan prosedural, bukan tekanan massa.

“Tidak bisa ada pemaksaan kehendak, Semua harus melalui komunikasi, mediasi, dan mekanisme yang berlaku,Kepolisian akan memfasilitasi ruang dialog agar penyelesaian dilakukan secara sah, adil, dan berlandaskan hukum,” pungkasnya.

Aksi damai tersebut berakhir tanpa insiden, Massa membubarkan diri secara tertib setelah menyampaikan aspirasi, tuntutan, serta keresahan sosial mereka terhadap keberadaan party station yang dinilai mengganggu stabilitas lingkungan dan ketenteraman masyarakat.

ShareTweetPin

Related Posts

diambil dari pikiran Rakyat

Darmawan Prasodjo Tinggalkan Kursi Dirut PLN, Apa Warisannya bagi Listrik Indonesia?

October 16, 2026
Dari komika ke Drama Benidictus Siregar Jadi Pria Kehilangan Arah di Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati

Dari komika ke Drama Benidictus Siregar Jadi Pria Kehilangan Arah di Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati

October 13, 2026
Saldo Tabungan Kecil Menyusut 45%, “Mantab” Jadi Perdebatan: LPS Membantah, Perbanas dan Ekonom Menyanggah

Saldo Tabungan Kecil Menyusut 45%, “Mantab” Jadi Perdebatan: LPS Membantah, Perbanas dan Ekonom Menyanggah

October 8, 2026
Sudah Ada Piala AFF, Kenapa FIFA Bikin Turnamen Sendiri di Asia Tenggara?

Sudah Ada Piala AFF, Kenapa FIFA Bikin Turnamen Sendiri di Asia Tenggara?

October 7, 2026
Bapak Paling Jujur Hadirkan Pertanyaan: Seberapa Siap Hadapi Harga Kejujuran Yang Tidak Bisa Ditawar?

Bapak Paling Jujur Hadirkan Pertanyaan: Seberapa Siap Hadapi Harga Kejujuran Yang Tidak Bisa Ditawar?

October 6, 2026
Gugat Narasi Sejarah 1 Oktober, BEM FISIP UBK Gelar Diskusi Panel Soeharto, PKI, dan Gestok

Gugat Narasi Sejarah 1 Oktober, BEM FISIP UBK Gelar Diskusi Panel Soeharto, PKI, dan Gestok

October 2, 2026

POPULAR

  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profesor dan Doktor Politeknik Negeri Padang Bacakan Puisi “Kampus Limau Manis”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politeknik Negeri Padang Gelar Pelatihan IELTS, Bahasa Jepang, Mandarin, Arab, dan Prancis untuk Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Login

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In