• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Friday, October 30, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Digital Life

Kingston Dorong Era AI dan Data Center dengan RAM DDR5 7600MT/s dan SSD 30TB

Editor by Editor
May 18, 2026
in Digital Life, Tekno
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta, (18/5) Makronesia.id — Ledakan kebutuhan komputasi berbasis AI mulai mengubah arah industri perangkat keras global. Kingston Technology menangkap momentum itu dengan meluncurkan tiga produk baru sekaligus di Jakarta, Senin (18/5): Kingston FURY Renegade Pro DDR5 RDIMM, SSD enterprise DC3000ME Gen5 U.2 NVMe, dan USB terenkripsi IronKey Locker+ 50 G2.

Produk paling agresif datang dari lini memorinya. Kingston FURY Renegade Pro DDR5 RDIMM hadir dengan kecepatan hingga 7600MT/s untuk workstation AI, simulasi engineering, hingga data science. “Pengguna saat ini memerlukan solusi yang tidak hanya cepat, tetapi juga andal, aman, dan konsisten,” ujar Kevin Wu, Vice President Sales, Marketing and Business Development APAC Kingston Technology.

RelatedPosts

Secangkir kopi kekinian pun lebih mahal. Rp49.000 sebulan, PS5 kamu kini bisa jadi bioskop anime tanpa iklan.

Dari TikTok, QRIS sampai AI: Indonesia Ngebut Digital, Warganya Sudah Siap?

Darmawan Prasodjo Tinggalkan Kursi Dirut PLN, Apa Warisannya bagi Listrik Indonesia?

Di sektor data center, Kingston menghadirkan SSD DC3000ME Gen5 dengan kapasitas hingga 30,72TB dan kecepatan baca mencapai 14GB per detik. SSD ini menggunakan PCIe 5.0 NVMe dan ditujukan untuk beban kerja enterprise yang membutuhkan latensi rendah serta throughput tinggi. Kingston juga menyematkan fitur power loss protection dan enkripsi AES 256-bit untuk kebutuhan keamanan dan compliance perusahaan.

Namun, di balik performa ekstrem itu, teknologi PCIe 5.0 juga menuai kritik dari berbagai pengamat hardware global. Sejumlah pengujian dari media teknologi seperti Tom’s Hardware dan PCWorld menunjukkan SSD PCIe Gen5 memiliki persoalan panas berlebih dan konsumsi daya tinggi. Beberapa pengujian bahkan menemukan drive dapat mengalami thermal shutdown jika pendinginan tidak memadai.

Kritik lain datang dari kalangan komunitas hardware dan peneliti penyimpanan enterprise. Banyak analis menilai performa PCIe 5.0 memang sangat tinggi untuk AI dan server modern, tetapi belum sepenuhnya efisien bagi pengguna umum karena suhu, harga, dan kebutuhan pendinginan tambahan. Sementara studi akademik tentang SSD enterprise juga menunjukkan perangkat storage tetap menjadi salah satu sumber kegagalan terbesar di lingkungan hyperscale data center.

Meski demikian, langkah Kingston memperlihatkan satu hal penting: perang AI kini tidak lagi hanya terjadi di level software dan chatbot. Pertarungan besar berikutnya sedang berlangsung di balik layar, tepatnya di RAM, SSD, dan infrastruktur data center yang menopang ledakan komputasi modern.

Tags: Data Center IndonesiaDDR5 Kingstonenterprise storagekeamanan data enterpriseKingston IronKeyKingston TechnologyRAM AI workstationSSD 30TBSSD PCIe 5.0Teknologi AI
ShareTweetPin

Related Posts

Secangkir kopi kekinian pun lebih mahal. Rp49.000 sebulan, PS5 kamu kini bisa jadi bioskop anime tanpa iklan.

Secangkir kopi kekinian pun lebih mahal. Rp49.000 sebulan, PS5 kamu kini bisa jadi bioskop anime tanpa iklan.

October 29, 2026
Dari TikTok, QRIS sampai AI: Indonesia Ngebut Digital, Warganya Sudah Siap?

Dari TikTok, QRIS sampai AI: Indonesia Ngebut Digital, Warganya Sudah Siap?

October 16, 2026
diambil dari pikiran Rakyat

Darmawan Prasodjo Tinggalkan Kursi Dirut PLN, Apa Warisannya bagi Listrik Indonesia?

October 16, 2026
Cara Bikin QRIS untuk Warung, Cukup Pakai HP dan KTP

Cara Bikin QRIS untuk Warung, Cukup Pakai HP dan KTP

October 16, 2026
Pembayaran digital semakin menjadi bagian dari aktivitas ekonomi sehari-hari masyarakat Indonesia. QRIS kini menjangkau puluhan juta merchant, mayoritas merupakan pelaku UMKM.

Dari Warung Kampung ke Portofolio Saham: Ponsel Mengubah Cara Indonesia Berdagang dan Berinvestasi

October 16, 2026
Saldo Tabungan Kecil Menyusut 45%, “Mantab” Jadi Perdebatan: LPS Membantah, Perbanas dan Ekonom Menyanggah

Saldo Tabungan Kecil Menyusut 45%, “Mantab” Jadi Perdebatan: LPS Membantah, Perbanas dan Ekonom Menyanggah

October 8, 2026

POPULAR

  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profesor dan Doktor Politeknik Negeri Padang Bacakan Puisi “Kampus Limau Manis”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politeknik Negeri Padang Gelar Pelatihan IELTS, Bahasa Jepang, Mandarin, Arab, dan Prancis untuk Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Login

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In