• Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Saturday, October 31, 2026
MAKRONESIA.ID
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
    • Mikro
    • Makro
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan
No Result
View All Result
Makronesia.id
No Result
View All Result
Home Nasional

Mensos Kunjungi Korban Gempa Majene

Redaksi Makronesia by Redaksi Makronesia
January 16, 2021
in Nasional
0 0
0
Share on FacebookShare on Twitter

Jakarta,Makronesia.Id- Kementerian Sosial telah menyiapkan kebutuhan dasar dan kebutuhan pokok untuk para korban gempa di Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat. Bantuan logistik berasal dari gudang di Mamuju dan dikirim dari gudang regional di Makassar, Sulawesi Selatan, pagi ini. 

Menteri Sosial Tri Rismaharini telah memerintahkan jajarannya untuk secepatnya mengirimkan personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) wilayah sekitarnya, Tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP), serta menyalurkan berbagai bantuan logistik menyusul gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,2 yang mengguncang Majene dan Mamuju, propinsi Sulwesi Barat. 

RelatedPosts

Darmawan Prasodjo Tinggalkan Kursi Dirut PLN, Apa Warisannya bagi Listrik Indonesia?

Saldo Tabungan Kecil Menyusut 45%, “Mantab” Jadi Perdebatan: LPS Membantah, Perbanas dan Ekonom Menyanggah

Sudah Ada Piala AFF, Kenapa FIFA Bikin Turnamen Sendiri di Asia Tenggara?

“Bantuan logistik sudah dalam perjalanan menuju lokasi terdampak gempa. Tim LDP melaporkan bahwa mereka juga sudah bergerak. Kita upayakan bantuan secepat-cepatnya untuk penanganan warga terdampak gempa,” kata Risma dalam siaran persnya, Jumat (15/1/2021).

Risma menambahkan untuk pertolongan pertama, Taruna Siaga Bencana (TAGANA) setempat telah melakukan evakuasi bersama BPBD dan TNI-Polri. Bantuan logistik seperti matras, tenda, perlengkapan anak, perlengkapan lansia, makanan siap saji, dan lainnya dikirimkan bertahap mulai pagi ini. 

“Semua logistik di gudang Sulbar dikeluarkan untuk membantu masyarakat. Dapur umum akan didirikan di titik pengungsian. Segera kami informasikan updatenya. Satu unit mobil dapur umum bisa memasak sampai 2000 nasi bungkus dalam satu kali masak, sehingga dalam sehari bisa menghasilkan 6000 nasi bungkus.,” tambah Risma. 

Risma menegaskan pemerintah akan memberikan santunan kepada korban yang meninggal dunia. 

“Datanya akan terus kami perbarui karena tim masih terus melakukan pendataan. Sesuai SOP, untuk korban meninggal akan mendapat santunan Rp15 juta per orang yang diserahkan kepada ahli waris. Namun ini tentunya akan diserahkan menunggu seluruh data masuk,” tambahnya.

Rencananya, Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos M Safii Nasution akan memimpin tim menuju lokasi gempa untuk melakukan identifikasi kebutuhan fan berkoordinasi dengan pemda setempat. 

Sebelumnya, bangunan bertingkat di kota Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, roboh akibat gempa berkekuatan magnitudo 6,2 yang terjadi Jumat, pukul 02.28 Wita. Pusat gempa berada di 4 kilometer Timur Laut Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Namun, getaran gempa terasa hingga Mamuju, Makassar hingga Palu.


Tags: Majenemensos
ShareTweetPin

Related Posts

diambil dari pikiran Rakyat

Darmawan Prasodjo Tinggalkan Kursi Dirut PLN, Apa Warisannya bagi Listrik Indonesia?

October 16, 2026
Saldo Tabungan Kecil Menyusut 45%, “Mantab” Jadi Perdebatan: LPS Membantah, Perbanas dan Ekonom Menyanggah

Saldo Tabungan Kecil Menyusut 45%, “Mantab” Jadi Perdebatan: LPS Membantah, Perbanas dan Ekonom Menyanggah

October 8, 2026
Sudah Ada Piala AFF, Kenapa FIFA Bikin Turnamen Sendiri di Asia Tenggara?

Sudah Ada Piala AFF, Kenapa FIFA Bikin Turnamen Sendiri di Asia Tenggara?

October 7, 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan CGK-TKG, TransNusa Beri Opsi Reschedule Gratis hingga Refund untuk Penumpang Terdampak

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan CGK-TKG, TransNusa Beri Opsi Reschedule Gratis hingga Refund untuk Penumpang Terdampak

September 7, 2026
FedEx: 64% Eksportir Asia Pasifik Belum Siap Hadapi Wajib E-Filing CPSC AS per 8 Juli 2026

FedEx: 64% Eksportir Asia Pasifik Belum Siap Hadapi Wajib E-Filing CPSC AS per 8 Juli 2026

June 29, 2026
Saat Dunia Memilih Jakarta untuk Merancang Ulang Masa Depan Iklim

Saat Dunia Memilih Jakarta untuk Merancang Ulang Masa Depan Iklim

June 25, 2026

POPULAR

  • Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    Sepak Terjang dan Profil Dirut PLN Darmawan Prasodjo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Balaraja City Square Bangkit Kembali Bangun Pasar Laris SAIMAN Untuk Pedagang Dan Pengusaha Lokal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Profesor dan Doktor Politeknik Negeri Padang Bacakan Puisi “Kampus Limau Manis”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerita Sukses Grounds Studio Brand Fashion Asal Bandung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Politeknik Negeri Padang Gelar Pelatihan IELTS, Bahasa Jepang, Mandarin, Arab, dan Prancis untuk Siapkan Lulusan Berdaya Saing Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Home
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Tekno
  • Digital Life
  • Ragam
  • Pendidikan

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

No Result
View All Result
  • Home
  • Indeks Berita
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Redaksi
  • Login

© 2026 Makronesia.id - Support By eyepeMedia

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In